Jumat, 15 November 2024

Penilaian Harian BAB III CERPEN Kelas 9

  Assalamualaikum Wr. Wb. Semangat Pagi Siswa-siswi Sekalian.... 

Saatnya kita masuki pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 9 hari ini Jumat 15 November 2024, Pada  Pembelajaran hari ini kita akan melaksanakan Penilaian Ulangan Harian Mengenai BAB III - Materi CERITA PENDEK


Capaian Pembelajaran : siswa mampu memahami Pengertian, ciri-ciri, unsur pembangun, struktur dan kaidah kebahasaan pada cerita pendek 

Tujuan Pembelajaran : Siswa mampu 

  • menjawab pertanyaan dengan benar mengenai Materi yang ada di BAB II tentang Cerita Pendek.
  • mengetahui apa itu cerpen 
  • mengetahui struktur cerpen
  • mengetahui ciri-ciri cerpen
  • mengetahui unsur pembangun cerpen
  • mengetahui kaidah kebahasaan cerpen
  • mengetahui jenis cerpen

Note : Soal UH akan saya share setelah melaksanakan UH, Gun dipelajari kembali dirumah


Kamis, 14 November 2024

BAB III - Menulis Artikel Ilmiah Populer prt2, Kelas 8

 Assalamualaikum Wr. Wb. Semangat Pagi Siswa-siswi Sekalian.... 

Saatnya kita masuki pembelajaran Bahasa Indonesia bersama Miss Mayang, Kelas 8 hari ini Kamis 14 November 2024, Pada  Pembelajaran hari ini kita akan membahas tentang Menulis Artikel Ilmiah Populer. Silahkan dibaca dan dipahami materinya.

Capaian Pembelajaran :

·         Peserta didik mampu memahami informasi berupa gagasan,  pikiran, pandangan, arahan atau pesan dari teks visual dan  audiovisual untuk menemukan  makna yang tersurat dan tersirat. 

·         Peserta didik mampu menulis gagasan, pikiran, pandangan,  arahan atau pesan tertulis untuk  berbagai tujuan secara logis,  kritis, dan kreatif.

Tujuan Pembelajaran : peserta didik mampu 

·         Memahami cara-cara mendapatkan informasi untuk membuat sebuah artikel ilmiah popular

·         Menulis artikel ilmiah populer sesuai kaidah

 

Topik Pembahasan :

·Menemukan Fakta dan Opini dalam Artikel Ilmiah Populer

·Menemukan Informasi Berupa Data

·Menulis Artikel Ilmiah Populer

Berikut ini video materi hari ini, mari disimak : https://youtu.be/q4RtKK3bZMo?si=Ih_dXFJlm8TY1Q_l 


Struktur Artikel Ilmiah Populer

1.    Judul

Judul artikel ilmiah populer umumnya lebih sederhana dan menarik, tapi tetap harus mencerminkan isi teks.Judul yang sederhana dan menarik ini rasa penasaran dan ketertarikan pembaca.

2.    Pendahuluan

Pendahuluan adalah bagian yang menjelaskan tentang pengenalan atau pembukaan dari artikel ilmiah populer. Di sini, penulis menjelaskan latar belakang dan metode yang digunakan dalam membuat artikel ilmiah populer tersebut.

3.    Isi

Di dalam bagian ini, berisi pandangan dan analisis penulis mengenai topik yang dibahas. Biasanya penulis akan menambahkan beberapa argumen dari para ahli dan data yang mendukung suatu penulisan.

4.    Penutup

Penutup berisi kesimpulan penulis tentang suatu topik yang sudah dianalisis.

 

Jenis-Jenis Karya Ilmiah Populer

1.      Esai

Esai adalah suatu karangan prosa yang berisi mengenai suatu topik atau masalah tertentu dan ditulis dengan berdasarkan sudut pandang sang penulis. Esai juga merupakan opini, pandangan, ataupun ekspresi pribadi yang dituangkan dalam berbagai bentuk tulisan. Meski demikian, esai akan tetap ditulis dengan argumen yang jelas dan kuat.

2.      Artikel Ilmiah

Artikel ilmiah juga tergolong sebagai karya ilmiah populer yang isinya berupa ilmu pengetahuan dengan memaparkan berbagai fakta tertentu. Selain itu, ditulis dengan metodologi yang benar, tetapi tetap menggunakan bahasa yang lebih ringan.

3.      Opini

Opini sebagai suatu karya ilmiah populer yang berisi pendapat, ide, pikiran penulis mengenai suatu topik tertentu. Umumnya, teks ini sendiri bersifat tidak objektif, tetapi isinya tetap mengedepankan mengenai suatu argumen dengan data yang jelas. Contoh tulisan opini yang paling mudah ditemukan diantaranya adalah opini yang dipublikasikan di media massa.

 

Langkah Penulisan Artikel Ilmiah Populer

1.       Tentukan Topiknya

Sebelum Anda memulai membuat artikel ilmiah populer, harus menentukan terlebih dahulu topik yang akan dikembangkan.

Sebagai contoh seperti topik kebersihan lingkungan, pendidikan, sosial, kesehatan, dan lain-lain. Atau bisa juga dari pengalaman Anda, minat Anda, dan observasi mengenai lingkungan sekitar.

2.       Tentukan Tujuannya

Selanjutnya harus menentukan tujuan dari adanya penulisan artikel ilmiah populer tersebut.

Contohnya seperti artikel ilmiah populer mengenai kebiasaan sarapan bagi siswa.

Itu memiliki tujuan supaya untuk mengetahui ada berapa banyak siswa yang melakukan sarapan sebelum berangkat sekolah.

3.       Menentukan Cara Mendapatkan Informasi

Terdapat 3 (tiga) cara untuk Anda bisa mendapatkan informasi dalam pembuatan artikel ilmiah populer yaitu:

1)       Wawancara artinya Anda harus melakukan tanya jawab kepada narasumbernya untuk bisa mendapatkan informasi.

2)        Kuesioner artinya sebuah daftar pertanyaan yang dibuat oleh Anda untuk mendapatkan suatu informasi.

3)       Tulisan orang lain artinya Anda juga bisa mendapatkan informasi itu dari tulisan artikel orang lain.

4.       Tuliskan Pendapat dari Informasi yang Ditemukan

Tambahkan juga pendapat pribadi dari informasi yang sudah Anda temukan untuk penulisan artikel ilmiah populer. Pendapat tersebut juga harus berdasarkan data yang ada.

5.       Menulis Artikel

Selanjutnya semua informasi lengkap Anda harus memulai untuk membuat artikel tersebut dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami.

 

AYO BERLATIH !!!

NOTE :

1. Pengertian Fakta

Pengertian fakta dalam kalimat adalah menjadi sebuah sifat yang menunjukan bentuk kalimat berdasarkan situasi riil atau peristiwa, masalah, dan konteks wacana yang benar-benar terjadi. Kebenaran dalam fakta menciptakan ciri- ciri atau karakteristik pada kalimat tersebut agar dapat menampilkan kebenaran itu sendiri secara kebahasaan. Hal dikatakan sebuah fakta jika ditampilkan karena sudah teruji dan terbukti. 

Contoh :

·         Sapi adalah hewan yang berkaki empat dan makhluk herbivora.

·         Pensil Yang dijual oleh beberapa swalayan memiliki harga diatas sepuluh ribu rupiah.

·         Oksigen adalah sebuah energi yang sangat dibutuhkan oleh manusia untuk bertahan hidup.

 

2. Pengertian Opini

Opini adalah suatu bentuk pendapat, pemikiran, atau pendirian seseorang saat menghadapi fenomena tertentu berdasarkan perspektifnya. Itulah sebabnya sebuah opini bergantung dari siapa yang mengungkapnya bukan kejadian fakta yang terjadi, melainkan tanggapan atas kemunculan kejadian itu. Maka menjadi hal wajar jika dalam satu fenomena tertentu akan banyak muncul opini yang berbeda-beda sesuai dengan perspektif masing-masing orang. 

Contoh :

·         Rumah milik artis Hollywood tersebut besar sekali.

·         Orang kurus biasanya tidak suka dan jarang makan. 

·         Perut buncit bisa terjadi karena setelah makan seseorang langsung tidur. 

 

1.       Dari teks Artikel yang sudah dibagikan kesiswa yang berjudul “Interaksi Peserta Didik Difabel di Sekolah Inklusi”. Kemudian Kelompokkan kalimat yang merupakan fakta dan kalimat yang merupakan opini dengan memberikan tanda centang!

No

Kalimat

Fakta

Opini

1

Peserta didik yang mengalami keterbatasan, baik dari segi fisik maupun mental, disebut peserta didik difabel.

 

 

2

Dikutip dari laman halodoc.com, difabel adalah bentuk halus untuk menggambarkan kondisi seseorang yang mengalami disabilitas atau keterbatasan, baik dari segi fisik, mental, maupun intelektual.

 

 

3

Peserta didik difabel sudah selayaknya mendapat layanan khusus saat berinteraksi di sekolah inklusi.

 

 

4

Jadi, sekolah inklusi memberikan layanan khusus terhadap peserta didik difabel dalam berinteraksi.

 

 

5

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Prasetyo (2010: xv), interaksi terhadap peserta didik difabel dapat dilakukan dengan interaksi simbolik atau interaksi yang menggunakan simbol-simbol, seperti puzzle, gambar, dan simbol-simbol pendukung lainnya.

 

 

6

Layanan ini seharusnya tidak hanya datang dari guru pendamping, tetapi juga dari semua pihak yang ada di sekolah.

 

 

7

Jika sewaktu-waktu peserta didik difabel keluar dari sekolah dengan alasan apa pun, masyarakat diharapkan memperlakukan mereka dengan baik.

 

 

 

2. berlatihlah menulis kalimat baru dengan menggunakan kata-kata pada Jelajah Kata!

No

Kosakata

Kalimat

1

Etiket

 

2

Kuesioner

 

3

Koleksi

 

4

Editor

 

5

reputasi

 

 

______________SELAMAT BELAJAR_________

BAB III - Cara membuat Teks Prosedur, prt 8- kelas 7

 

Assalamualaikum Wr. Wb. Semangat Pagi Siswa-siswi Sekalian.... 

Saatnya kita masuki pembelajaran Bahasa Indonesia bersama Miss Mayang Kelas 7 hari ini Kamis, 14 November 2024, Pada  Pembelajaran hari ini kita akan melanjutkan materi pertemuan kemarin yaitu membahas tentang Cara/Langkah Membuat Pada Teks Prosedur. Silahkan dibaca dan dipahami materinya.

Capaian Pembelajaran : 

§  Peserta didik mampu menulis gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan tertulis untuk berbagai tujuan secara logis, kritis, dan kreatif.

§  Peserta didik mampu menggunakan dan mengembangkan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan untuk menulis.

Tujuan Pembelajaran :  Peserta  didik  mampu 

·         Memahami cara membuat Teks Prosedur.

·         Mengidentifikasi informasi yang diperoleh dari Teks Prosedur.

 

MATERI : 

Mari simak video berikut ini : https://youtu.be/eExJ08TeJi8?si=1H2OPCEOtroulGiw



Cara Membuat Teks Prosedur

1. Judul

Untuk menarik perhatian pembaca, kamu harus membuat judul yang juga menarik. Judul harus memuat prosedur apa yang akan kamu tunjukkan dalam teks. Misalnya, “Cara Membuat Pot Bunga dari Limbah Kertas”, “Tutorial Menyalakan Oven”, dan sebagainya.

2. Tujuan

Setelah kamu menuliskan judul, tuliskan secara singkat tujuan dari teks prosedur ini. Hal ini untuk menunjukkan pembaca apa yang akan dibuat atau dilakukan. Dalam tujuan, kamu harus menyebutkan secara gamblang hasil akhir yang akan didapatkan.

3. Alat dan Bahan

Bagian ini bersifat opsional, bisa ada atau tidak. Ketika kamu menjelaskan prosedur tentang cara membuat sesuatu, tentu harus ada alat dan bahan. Tapi, saat kamu ingin membuat teks prosedur tentang cara melakukan sesuatu yang memang tidak membutuhkan alat dan bahan, bagian ini tidak harus ada.

4. Langkah-langkah

Nah, ini bagian yang paling utama. Kamu harus bisa menjelaskan secara kronologis atau berurutan langkah-langkah yang harus dilakukan. Biasanya, langkah-langkah dijelaskan dalam bentuk poin atau penomoran.

5. Penutup atau Kesimpulan

Bagian penutup atau kesimpulan juga bersifat opsional. Penutup biasanya ditulis untuk menyimpulkan tujuan akhir dari teks prosedur yang dibuat.

Contoh teks prosedur

 

Cara Membuat Agar-Agar

Agar-agar atau jelly merupakan makanan ringan yang bertekstur kenyal dan lembut. Makanan ini cukup populer dan disukai banyak kalangan, khususnya anak-anak. Untuk kamu pencinta makanan lezat satu ini, berikut prosedur sederhana dalam membuat agar-agar:

Bahan-bahan yang perlu disiapkan:

·         1 Bungkus agar-agar

·         600 ml air

·         160 gram gula pasir

 

Bahan tambahan (opsional):

·         Buah-buahan kaleng sesuai selera

·         Nata de coco

·         Selasih

 

Cara memasak:

1.    Persiapkan semua bahan yang ada.

2.    Iris tipis buah-buahan kaleng.

3.    Rebus air, agar-agar, dan gula hingga mendidih.

4.    Masukkan buah-buahan, nata de coco, dan selasih ke dalam cetakan atau gelas mini.

5.    Tuang larutan agar-agar ke cetakan dan diamkan hingga dingin.

6.    Simpan dalam lemari es/kulkas hingga agar-agar bertekstur padat.


AYO BERLATIH !

Buka Buku Paket Bahasa Indonesia halaman 91, ada tabel/contoh teks prosedur mengenai "ES KELAPA JERUK" . Isilah bagian yang rumpang untuk melengkapi teks prosedur tersebut. 


__Selamat Belajar__


Kerjakan dan Salinlah Materi Tugas Pembelajaran pada lembar kerja / buku rangkuman Bahasa Indonesia masing-masing

 


Rabu, 13 November 2024

BAB III - Unsur Pembangun Cerpen - kelas 9

 Assalamualaikum Wr. Wb. Semangat Pagi Siswa-siswi Sekalian.... 

Saatnya kita masuki pembelajaran Bahasa Indonesia bersama Miss Mayang Kelas 9 hari ini Rabu 13 November 2024, Pada  Pembelajaran hari ini kita akan membahas tentang Unsue Pembangun Cerpen. Silahkan dibaca dan dipahami materinya.

Kompetensi Dasar :

3.5 Mengidentifikasi  unsur pembangun karya sastra dalam teks cerita pendek yang dibaca atau didengar

4.5 Menyimpulkan unsur-unsur pembangun karya sastra dengan bukti yang mendukung dari cerita pendek yang dibaca atau didengar

Indikator Ketercapaian :

3.5.1        Menganalisis  Unsur pembangun karya sastra (cerpen)

3.5.2        Membuat kesimpulan tentang unsur-unsur pembangun karya sastra dengan bukti yang mendukung dari cerita pendek yang dibaca atau didengar

berikut ini kita simak video materi hari ini : https://youtu.be/hm2_8tSXTGI?si=o8iPGnZzi9g1jali

 


UNSUR PEMBANGUN CERPEN

A.      Unsur Intrinsik

unsur intrinsik adalah unsur yang membangun cerpen dari dalam cerita, seperti: tema, tokoh, penokohan, alur cerita, latar, gaya bahasa, sudut pandang, dan amanah.

1. Tema

Tema adalah gagasan utama yang ingin disampaikan pengarang dalam cerpen. Bisa dikatakan, tema ini adalah nyawa dari sebuah cerita. Kenapa? Karena tema akan menentukan latar belakang cerita tersebut. 

2. Tokoh dan penokohan

Tokoh merupakan pelaku dalam sebuah cerita. Tokoh terbagi atas tokoh utama dan tokoh tambahan.

·         Tokoh utama merupakan tokoh yang melakukan interaksi secara langsung atau terlibat dalam konflik.

·         Tokoh tambahan merupakan tokoh yang hanya diungkapkan dalam cerpen tanpa adanya interaksi yang dilakukan tokoh atau tokoh yang tidak terlibat dalam konflik.

Sementara itu, penokohan merupakan watak atau karakter tokoh yang terdapat dalam sebuah cerita. Dalam menentukan karakter sebuah tokoh, kita bisa membaginya menjadi beberapa macam, di antaranya tokoh protagonis, antagonis, tritagonis, dan figuran.

Contohnya, tokoh Bandung Bondowoso dalam cerita Roro Jonggrang yang termasuk tokoh antagonis karena memiliki watak kejam, semena-mena, dan suka memerintah. 

3. Latar

Macam-macam unsur intrinsik selanjutnya adalah latar. Latar merupakan gambaran tempat, waktu, dan suasana cerpen. Melalui latar ini, kita jadi lebih mudah membayangkan situasi dan kondisi yang dialami oleh para tokoh. 

·         Latar tempat menjelaskan di mana kejadian atau peristiwa dalam cerpen terjadi.

·         Latar waktu menjelaskan kapan kejadian atau peristiwa dalam cerpen terjadi.

·         Latar suasana menjelaskan gambaran suasana dalam sebuah cerpen.

4. Alur dan plot

Alur adalah rangkaian kronologi peristiwa dalam cerita pendek. Kemudian, alur dibedakan menjadi alur maju, alur mundur, dan alur campuran.

·         Alur maju adalah cerpen dengan peristiwa yang disajikan secara kronologis atau sesuai dengan urutan waktu dari awal ke akhir.

·         Alur mundur adalah cerpen dengan peristiwa yang dimulai dari akhir cerita ke awal cerita. Alur mundur disebut juga dengan istilah kilas balik.

·         Alur campuran adalah alur cerpen yang merupakan gabungan antara alur maju dan alur mundur. Jadi, rangkaian peristiwanya melompat-lompat antara peristiwa masa lalu dengan masa kini

Sementara itu, plot merupakan gambaran peristiwa yang mengandung hubungan sebab akibat. Berikut ini merupakan skema plot:

5. Sudut pandang

Sudut pandang berisi pandangan pengarang terhadap cerpen, bisa aja pengarang menjadi orang pertama atau orang ketiga.

·         Sudut pandang orang pertama adalah pengarang terlibat langsung atau orang pertama dalam cerita yang ditandai dengan penggunaan kata ganti orang aku, saya, dan sebagainya.

·         Sudut pandang orang ketiga adalah pengarang tidak terlibat langsung dalam cerita yang ditandai dengan penggunaan kata ganti orang seperti dia, mereka, dan sebagainya atau menggunakan nama tokoh. Sudut pandang orang ketiga terbagi atas orang ketiga terarah dan orang ketiga serba tahu.

 

6. Amanat

Amanat merupakan pesan moral yang ingin disampaikan oleh penulis kepada pembaca melalui cerpen. Misalnya, cerita Malin Kundang yang memiliki amanat tidak boleh durhaka kepada ibu.

7. Gaya bahasa

Saat membaca beberapa cerpen, kamu pasti menemukan pembawaan yang berbeda dari setiap cerita. Setiap cerpen punya dialog atau naskah yang memiliki style atau gaya bahasa yang berbeda-beda. Ini tergantung dari tema cerpen yang ditulis. Nah, gaya bahasa cerpen berfungsi untuk memberikan kesan yang lebih menarik. Umumnya, dengan menggunakan majas.

Beberapa gaya bahasa yang biasa digunakan dalam cerpen, di antaranya:

·         Personifikasi, mengumpamakan benda mati sebagai manusia. Contoh: wajahmu merona bagai senja yang berpesta warna.

·         Metafora, membandingkan kata yang bukan sebagai arti sebenarnya. Contoh: tulang punggung, murah tangan, murah senyum, rendah hati, dsb.

·         Hiperbola, ucapan atau gambaran yang melebih-lebihkan suatu kondisi. Contoh: gedung pencakar langit, menangis darah, berlari secepat kilat, dsb.

·         Litotes, gaya bahasa yang bertujuan untuk merendah. Contoh: “Maaf hidangannya hanya segini, silakan dinikmati ala kadarnya”, “Bantuan ini tidak seberapa, tolong diterima”, dsb.

·         Simile, menggambarkan suatu kondisi dengan membandingkan satu hal dengan hal lainnya dalam satu kalimat. Contoh: kasih sayang ibu ibarat sedalam lautan, wajahnya merona layaknya bunga mawar yang elok, dsb

 

B.      Unsur Ekstrinsik

unsur ekstrinsik adalah unsur yang membangun dari luar cerpen, terdiri dari: latar belakang masyarakat, latar belakang penulis, dan nilai yang ada dalam cerpen. 

1. Latar Belakang Masyarakat

Latar belakang masyarakat adalah unsur ekstrinsik cerpen yang mengacu pada lingkungan sosial, budaya, ekonomi, politik, hingga ideologi suatu negara. Unsur ini sangat penting karena dapat mempengaruhi tema cerita, karakter tokoh, dan plot.

Contohnya, cerpen dengan latar belakang masyarakat yang hidup di tahun 1960-an, pasti akan memiliki perbedaan signifikan dalam hal budaya, nilai-nilai, dan peristiwa yang mempengaruhi cerita, dibandingkan dengan cerpen yang berlatar belakang masyarakat yang hidup di zaman sekarang.

2. Latar Belakang Pengarang

Selanjutnya, latar belakang pengarang adalah unsur ekstrinsik cerpen yang mengacu pada informasi seputar penulisnya. Biasanya meliputi latar belakang, aspek-aspek kehidupan, atau pengalaman pribadi penulis. Latar belakang pengarang juga menjadi unsur yang penting karena bisa membantu kita memahami pola tulisan dalam cerita tersebut.

Contohnya, kamu mungkin sudah nggak asing lagi dengan novelis bernama Tere Liye. Tere Liye merupakan seorang penulis yang luar biasa. Ia bisa mengemas cerita yang sederhana, menjadi indah dengan pilihan diksi-diksinya. Sehingga, tak jarang, cerita yang ditulisnya bisa membuat pembaca terenyuh, bahkan sampai menitihkan air mata. 

3. Nilai-Nilai yang Terkandung dalam Cerpen

Unsur ekstrinsik cerpen yang terakhir adalah nilai-nilai yang terkandung dalam cerita pendek. Nah, nilai-nilai tersebut meliputi nilai agama, nilai sosial, nilai moral, dan nilai budaya. Berikut penjelasan lebih lengkapnya:

a. Nilai Agama

Nilai agama adalah hal-hal yang berkaitan dengan ajaran agama. Nilai yang terkandung di dalam cerpen ini bisa dijadikan pelajaran dalam kehidupan nyata. Contoh unsur ekstrinsik cerpen yang termasuk nilai agama bisa dilihat dalam potongan bacaan berikut:

Renata rajin mengikuti ibadahnya di hari Minggu bersama keluarganya. Setiap kali memiliki masalah, ia selalu mengunjungi gereja untuk bercerita kepada Tuhannya. Renata yakin bahwa Tuhan selalu memberi solusi yang baik untuk setiap masalah yang dialami oleh umatnya.

b. Nilai Sosial

Nilai sosial adalah nilai yang bisa dipetik dari interaksi-interaksi tokoh-tokoh yang ada di dalam cerpen. Misalnya, interaksi dengan tokoh lain, lingkungan, dan masyarakat sekitar.

c. Nilai Moral

Nilai moral adalah nilai-nilai yang terkandung di dalam cerpen yang berkaitan dengan akhlak atau etika yang berlaku di dalam masyarakat. Di dalam suatu cerpen, nilai moral bisa menjadi suatu nilai yang baik maupun nilai yang buruk. Contohnya, 

d. Nilai Budaya

Unsur ekstrinsik cerpen yang terakhir adalah nilai budaya. Nilai budaya adalah nilai-nilai yang berkenaan dengan nilai-nilai kebiasaan, tradisi, dan adat istiadat yang berlaku di masyarakat yang diceritakan di dalam cerpen.

 

AYO BERLATIH !

Di buku paket halaman 79 ada salah satu cerpen judulnya “ Anak Rajin dan Pohon Pengetahuan” dari teks tersebut kalian analisis unsur intrinsik dan ekstrinsiknya.

__Selamat Belajar__


Kerjakan dan Salinlah Materi Tugas Pembelajaran pada lembar kerja / buku rangkuman Bahasa Indonesia masing-masing

 

Kelas 8 - BAB 2_ Menulis Slogan - Pertemuan 6

IDENTITAS GURU :  Nama Guru : Mayang Famelia, S.Pd. Hari, Tanggal : Jumat, 25 September 2026 Fase/Kelas : Fase D / Kelas 8 Mata Pelajaran : ...