Kamis, 12 Maret 2026

Kelas 8 - BAB 5 - Tujuan dan Ciri Puisi - Pertemuan 2

 Assalamualaikum Wr. Wb. Semangat Pagi Siswa-siswi Sekalian.... 

Nama Guru : Mayang Famelia, S.Pd

Mapel Diampu : Bahasa Indonesia

Hari, Tanggal : Kamis, 12 Maret 2026

Kelas : 8

Materi :  Tujuan dan Ciri Puisi



Tujuan Pembelajaran : 

peserta didik mampu mengenali pengertian puisi serta isinya.



Materi Pembelajaran (inti pembahasan) : 


A. Ciri-Ciri Puisi

Nah, untuk membedakan puisi dengan jenis-jenis karya sastra lainnya, kamu bisa memperhatikan dari ciri-ciri puisi berikut ini:

1. Puisi terdiri dari beberapa bait. Umumnya, setiap bait terdiri dari empat baris atau larik.

2. Puisi akan menggunakan diksi atau kata-kata yang bersifat kiasan untuk memperindah bunyi. Contoh penggunaan kata dalam puisi:

Wahai, rembulan yang bundar
Jenguklah jendela kekasihku!

3. Pada puisi tertentu, diksi pada puisi kerap memperhatikan rima. Rima adalah pengulangan bunyi, baik dalam baris (larik) atau akhir sajak. Rima bisa berbunyi a-a-a-a atau a-b-a-b.

Bukan kematian benar menusuk kalbu
Keridhaanmu menerima segala tiba
Tak kutahu setinggi itu atas debu
dan duka maha tuan bertakhta

4. Puisi biasanya menggunakan majas atau pribahasa. 

 

B. Tujuan Puisi

Puisi memiliki berbagai tujuan yang dapat bervariasi tergantung pada niat penulis dan konteksnya, guys. Berikut beberapa tujuan umum dari puisi:

1. Ekspresi Emosi dan Pengalaman Pribadi

Puisi sering digunakan sebagai medium untuk mengekspresikan perasaan, emosi, dan pengalaman pribadi penulis. Melalui kata-kata yang dipilih dengan hati-hati, penulis puisi dapat menyampaikan nuansa dan makna yang mendalam. Hayooo, siapa di sini kalau lagi galau sukanya nulis puisi? Hehehe

 

2. Pemikiran Filosofis dan Refleksi

Beberapa puisi bertujuan untuk menyelidiki pertanyaan filosofis atau mengeksplorasi pemikiran mendalam. Dalam hal ini, puisi dapat menjadi wadah untuk refleksi dan pemikiran yang lebih mendalam tentang kehidupan, cinta, kehidupan manusia, dan topik filosofis lainnya.

Kalau kamu baca puisi-puisi karya Afrizal Malna dan Subagio Sastrowardoyo, kemungkinan kamu tidak akan langsung ‘menelan mentah-mentah’ isi puisi yang dibuat oleh mereka. Melainkan, kamu akan merenungi dengan lebih dalam, apa yang ingin disampaikan oleh pensyair tersebut, termasuk apa maksud dari puisi yang mereka buat.

 

3. Pemberian Makna Simbolik

Puisi sering kali memanfaatkan simbolisme untuk menyampaikan makna yang lebih dalam dan kompleks. Puisi dapat menjadi cara untuk menggambarkan kehidupan dan konsep-konsep abstrak melalui gambaran-gambaran simbolik. Bahkan, Afrizal Malna membuat puisi digtal. Wahkayak gimana tuh? Coba, kamu cari-cari sendiri yaa!

 

4. Estetika dan Keindahan

Puisi sering kali mengejar keindahan estetika dalam pemilihan kata, ritme, dan pengaturan struktural. Tujuan ini adalah untuk menciptakan pengalaman membaca yang estetis dan memikat. Apalagi, kalau kamu suka membaca puisi karya Sapardi Djoko Damono dan M. Aan Mansyur, kamu akan menemui keindahan dari setiap diksi yang mereka utarakan, lho!




Assasment : 

  1. Masing-masing kelompok membacakan sebuah Puisi yang berjudul "Pada Sebuah Kedai Kopi"  dan "Kedai Kopi Pukul Sebelas Siang"
  2. apa makna kedua puisi diatas menurutmu ?
  3. setelah kalian membacanya, puisi mana yang lebih kalian suka, mengapa ? 



Refleksi

Rabu, 11 Maret 2026

Kelas 8 - BAB 5 Mengenal Puisi - Pertemuan 1

 Assalamualaikum Wr. Wb. Semangat Pagi Siswa-siswi Sekalian.... 

Nama Guru : Mayang Famelia, S.Pd

Mapel Diampu : Bahasa Indonesia

Hari, Tanggal : Rabu, 11 Maret 2026

Kelas : 8

Materi : Mengenal Puisi



Tujuan Pembelajaran : 

peserta didik mampu mengenali pengertian puisi serta isinya.



Materi Pembelajaran (inti pembahasan) : 

Pengertian Puisi

Puisi merupakan satu bentuk karya sastra yang berisi ungkapan hati, pikiran, dan perasaan penyair yang dituangkan dengan memanfaatkan segala daya bahasa, kreativitas dan imajinasi pengarang dengan rangkaian bahasa yang indah serta mengandung irama juga makna.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), puisi adalah ragam sastra yang bahasa terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait. 

Jadi, dapat disimpulkan puisi adalah ungkapan pikiran dan perasaan penyair yang dituangkan dengan menggunakan bahasa yang indah serta mengandung makna mendalam.


Kalian dapat memahami apa yang dimaksud dengan bait, larik. rima. dan irama, dari keterangan tentang puisi "Kedai Kopi Pukul Sebelas Siang" berikut.


Pukul sebelas siang kamu datang, (→ Larik)

Senyum segan tersampir di wajahmu 

Kantong belanjaan tertenteng di tanganmu "Maaf aku terlambat," ujarmu 

Aku menatap kopiku yang sudah dingin sejak dua jam lalu 

"Tak apa," jawabku 

Aku dan kopiku adalah karib, kami bersabar layaknya waktu   (Bait)


Bagian yang digarisbawahi mengandung rima. Rima adalah pengulangan bunyi yang sama, baik di dalam larik puisi maupun pada akhir larik puisi yang berdekatan. Pada puisi di atas, kalian juga dapat menemukan repetisi atau pengulangan kata. Kalian dapat membacanya pada bait berikut.


Kau menunggu aku berbicara Aku menunggu kau berkata-kata Kopiku menunggu segala hal yang sia-sia


Kata-kata aku, menunggu, kopi, bersabar, dan waktu ditulis berulang- ulang dalam puisi tersebut. Pengulangan itu dinamakan repetisi.



Assasmen : 

  1. Apakah kalian pernah membaca puisi diinternet atau media sosial lainnya ? 
  2. Bagaimanan pandangan kalian terhadap puisi ? 
  3. Siapaakah nama penyair puisi yang kalian sukai? 
  4. Apa yang dimaksud dengan larik pada puisi ?


Refleksi 

Kelas 7 - BAB 5 - Buku Fiksi dan Nonfiksi - Pertemuan 1

 Assalamualaikum Wr. Wb. Semangat Pagi Siswa-siswi Sekalian.... 

Nama Guru : Mayang Famelia, S.Pd

Mapel Diampu : Bahasa Indonesia

Hari, Tanggal : Rabu, 11 Maret 2026

Kelas : 7

Materi : Remedial dan Pengayaan STS


Tujuan Pembelajaran : Siswa mampu mengidentifikasi Pengertian, serta ciri-ciri Buku fiksi dan nonfiksi.



Materi Pembelajaran (inti pembahasan) : 


1. Pengertian Buku Fiksi

 A) Buku Fiksi 

Buku fiksi adalah buku yang menceritakan hal yang tidak nyata. Buku fiksi berisikan unsur intrinsik salah satunya adalah penokohan. Contoh buku fiksi adalah novel, dongeng, cerpen, dan lain-lain.


B) Buku nonfiksi 

Buku nonfiksi adalah buku yang berisikan sejumlah informasi, pengetahuan, dan wawasan. Contoh dari buku nonfiksi adalah buku pelajaran, biografi, dan buku ilmiah popular.

2. Ciri-Ciri Buku Fiksi dan Nonfiksi 

A) Ciri Buku Fiksi 

Ciri khas utama dari buku fiksi, yakni kejadiannya merupakan bukan kisah nyata, melainkan hanya karangan fiktif.  Sang penulis harus mampu menciptakan alur cerita yang sangat menarik. Alur cerita yang menarik itu ditulis berdasarkan kejadian yang tidak lazim atau terjadi di kehidupan nyata.


 B) Ciri-Ciri Buku Nonfiksi

1. Menggunakan bahasa formal

Buku nonfiksi merupakan buku yang berisi kejadian sebenarnya dan bersifat informatif. Karena informatif, buku nonfiksi harus menggunakan bahasa formal, agar dapat diterima oleh pembaca dari kalangan yang berbeda-beda.

2. Ditulis berdasarkan fakta

Buku nonfiksi ditulis dengan fakta sesuai kejadian yang ada. Dalam buku nonfiksi, penulis membutuhkan pengamatan dan data sebagai bahan penulisan, sehingga isi buku ini dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu melibatkan kajian ilmiah dan riset yang memadai. Jadi, informasi dapat bersifat objektif dan sesuai apa adanya.

3. Bahasa denotatif

Buku nonfiksi menggunakan bahasa denotatif atau bermakna  sebenarnya. Ide-ide ditulis secara gamblang tanpa menggunakan bahasa kiasan. Jadi pembaca dapat langsung memahami maksud dari isi buku. Oleh karena itu, buku nonfiksi sering dijadikan sumber informasi oleh para pembaca.

4. Memberikan ide baru

Buku nonfiksi ditulis dengan tujuan utama untuk memberi ide baru atau pengembangan dan menyempurnakan ide sebelumnya. Penulis buku nonfiksi juga tidak diwajibkan harus memiliki imajinasi yang kuat dalam menulis. Namun, akan  jauh lebih baik, bila topik dalam karangan nonfiksi, ditulis oleh penulis yang ahli dalam bidang tersebut.


C. Contoh Buku Fiksi dan Nonfiksi

  1. Contoh Buku fiksi : Cerpen, Novel, Komik, cerita bergambar
  2. Contoh Buku Nonfiksi : a) Buku nonfiksi murni(laporan karya ilmiah, makalah, tesis, skripsi, artikel). b) Buku nonfiksi kreatif (puisi dan prosa)




Assasmen : 

  1. Tuliskan menurut pandanganmu setelah mengetahui pengertian buku fiksi dan nonfiksi. Coba Jabarkan menurutmu memakai bahasamu sendiri mengenai buku fiksi dan nonfiksi ?
  2. Bagaimanakah perbedaan buku fiksi dan nonfiksi, jika dilihat cari ciri-cirinya? 



Refleksi

Selasa, 10 Maret 2026

Kelas 8 - Remedial & Pengayaan STS

Assalamualaikum Wr. Wb. Semangat Pagi Siswa-siswi Sekalian.... 

Nama Guru : Mayang Famelia, S.Pd

Mapel Diampu : Bahasa Indonesia

Hari, Tanggal : Selasa, 10 Maret 2026

Kelas : 8

Materi : Remedial dan Pengayaan STS



Tujuan Pembelajaran : Siswa mampu menjawab pertanyaan dengan benar mengenai Materi yang ada di BAB 4 Teks Ulasan Karya Fiksi



Materi Pembelajaran (inti pembahasan) : 

Teks ulasan (resensi/review) adalah tulisan berisi evaluasi, analisis, dan pandangan kritis terhadap suatu karya (film, buku, musik, produk) untuk menilai keunggulan, kelemahan, dan kualitasnya. Teks ini bertujuan membantu pembaca memahami karya secara mendalam dan berfokus pada fakta yang diinterpretasikan oleh penulis. 


Berikut adalah poin-poin penting mengenai teks ulasan:

Struktur Teks Ulasan 

  1. Identitas: Informasi teknis (judul, pengarang/sutradara, penerbit/produser, tahun).
  2. Orientasi: Pengantar, latar belakang, dan keistimewaan karya.
  3. Sinopsis/Tafsiran: Ringkasan isi atau jalan cerita (plot).
  4. Evaluasi: Analisis kelebihan dan kekurangan karya secara seimbang.
  5. Rangkuman: Kesimpulan akhir dan rekomendasi kepada khalayak. 

Ciri-Ciri Teks Ulasan 

  • Memiliki struktur baku: orientasi, tafsiran, evaluasi, dan rangkuman.
  • Berisi opini penulis yang didasarkan pada fakta yang diinterpretasikan.
  • Disebut juga resensi atau review.
  • Bahasa yang digunakan bersifat kritis, informatif, dan argumentatif. 

Contoh Singkat Struktur

  • Identitas: Film "Laskar Pelangi" (2008), Sutradara Riri Riza.
  • Orientasi: Salah satu film inspiratif Indonesia yang diangkat dari novel best-seller Andrea Hirata.
  • Sinopsis: Mengisahkan perjuangan 10 murid di sekolah Muhammadiyah Gantong, Belitung, di tengah keterbatasan.
  • Evaluasi: Keunggulannya terletak pada akting natural anak-anak asli Belitung dan sinematografi yang apik, namun alur cerita terasa sedikit lambat di tengah.
  • Rangkuman: Film ini sangat layak ditonton oleh keluarga dan pendidik untuk menumbuhkan motivasi belajar. 


Assasment : 

- soal yang di remedialkan adalah bentuk soal yang tidak tuntas dikerjakan pada saat STS berlangsung

- untuk pengayaan siswa membuat ulasan tentang sebuah karya fiksi yang mereka baca/tonton. karya sastranya dapat berupa novel, film dan cerpen. 



Refleksi : 

  1. Kesimpulan jalannya KBM hari ini di mata pelajaran Bahasa Indonesia yaitu,  Pembahasan soal kali ini menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan. Rata-rata nilai latihan siswa meningkat dari pertemuan sebelumnya. Meskipun demikian, masih ditemukan kelemahan pada soal berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skills), yang akan menjadi fokus perbaikan pada pertemuan selanjutnya dan dilatih mengerjakan soal-soal kembali. 
  2. Respon siswa : Siswa Berpartisifasi Aktif dalam menjawab soal dan membahasanya bersama. 
  3. Kehadiran : Siswa yang hadir berjumlah 16siswa , 1 siswa tidak hadir karena sakit
  4. Capaian Siswa : Dalam pertemuan hari ini siswa Sudah dianggap tercapai dalam tujuan pembelajarannya. 

Kelas 8 - BAB 5 - Tujuan dan Ciri Puisi - Pertemuan 2

  Assalamualaikum Wr. Wb. Semangat Pagi Siswa-siswi Sekalian....  Nama Guru : Mayang Famelia, S.Pd Mapel Diampu : Bahasa Indonesia Hari, Tan...