Assalamualaikum Wr. Wb. Semangat Pagi Siswa-siswi Sekalian....
Nama Guru : Mayang Famelia, S.Pd
Mapel Diampu : Bahasa Indonesia
Hari, Tanggal : Senin 27 Juli 2026
Kelas : 9
Materi : memahami konjungsi dalam teks deskripsi
Pertemuan : 3
Elemen Cp : Membaca dan Memirsa
Tujuan Pembelajaran :
- Peserta didik mampu menggunakan konjungsi dan kosakata serapan secara tepat dalam tulisan deskripsi
Materi Pembelajaran (inti pembahasan) :
Memahami Konjungsi dalam Teks Deskripsi
➤ Konjungsi adalah kata penghubung atau sambung di dalam suatu kalimat baik lisan maupun tulisan.
➤ Fungsi Konjungsi
- Kata hubung antara kata dengan kata
- Kata hubung antara kalimat dengan kalimat
- Kata hubung antara paragraf dengan paragraf
- Kata hubung kalimat atau kata dengan paragraf yang berhubungan atau tidak akan putus
- Memadukan kalimat agar memiliki makna
➤ Ciri khusus dari kalimat konjungsi ini adalah tata letaknya tidak pernah terletak di akhir kalimat.
Kalimat yang menggunakan konjungsi lebih jelas dan lebih nyaman dibaca daripada kalimat yang tidak menggunakan konjungsi.
➤ Jenis Konjungsi dan Contoh Kalimatnya.
- Konjungsi koordinatif
Konjungsi Koordinatif adalah jenis konjungsi yang digunakan untuk menghubungkan antar kalimat atau klausa yang memiliki kedudukan sama. Kalimat atau klausa dalam penggunaan konjungsi ini harus setara dan konjungsi koordinatif umumnya tidak digunakan pada awal kalimat.
Contoh konjungsi koordinatif:
Dan
Atau
Tetapi
Melainkan
Sedangkan
Contoh kalimat penggunaan konjungsi koordinatif:
- Dosen dan para mahasiswa sedang melakukan diskusi
- Adik merasa bingung untuk memilih makan buah apel atau semangka
- Cuaca hari ini mendung, tetapi tidak turun hujan
- Ibu tidak pergi ke pasar, melainkan pergi ke supermarket
- Prajurit itu sedang berperang, sedangkan komandan mengawasinya
2. Konjungsi korelatif
Konjungsi Korelatif adalah konjungsi yang berfungsi untuk menghubungkan dua atau lebih kata, frasa, dan klausa, di mana kedua kata yang digabungkan adalah subjek. Konjungsi jenis ini dapat ditulis pada awal kalimat atau tengah kalimat untuk saling dihubungkan.
Contoh konjungsi korelatif:
Baik...maupun
Tidak hanya...tetapi
Jangankan..., ...pun
Bukan hanya...melainkan
Entah...entah
Contoh kalimat dengan konjungsi korelatif:
- Baik kakaknya maupun adiknya tidak pernah merepotkan orang tua
- Tidak hanya Syifa yang merasa sedih, tetapi juga sahabatnya
- Jangankan untuk makan, uang pun Aldo tidak punya
- Bukan hanya Anto yang bergabung dalam permainan, melainkan Siti juga
- Entah benar entah salah ucapan dari guru itu
3. Konjungsi subordinatif
Konjungsi Subordinatif adalah konjungsi untuk menghubungkan dua atau lebih kata, frasa, dan klausa yang kedudukannya tidak setara atau sama. Konjungsi ini dapat digunakan untuk menggabungkan antara induk kalimat dengan anak kalimat.
Contoh konjungsi subordinatif:
Asalkan (syarat)
Sehingga (sebab)
Jika (syarat)
Supaya (tujuan)
Sementara (waktu)
Contoh kalimat dengan konjungsi subordinatif:
Tubuh kita akan menjadi sehat asalkan kita menjaga kebersihan Icha pingsan saat upacara sehingga Ia harus dibawa ke ruang UKS Rio mau menuruti permintaan Andi jika Ia mau membantu mencuci Ayah selalu memakai helm supaya terjaga keselamatannya Ibu sedang memasak sementara nenek membaca koran
Ayo berlatih!
Guru memberikan teks deskripsi yang rumpang, kemudian siswa mengisi bagian yang rumpang dengan konjungsi yang tepat untuk melengkapi teks deskripsinya.
Masing-masing kelompok mendapatkan teks deskripsi yang berbeda.