Jumat, 25 September 2026

Kelas 8 - BAB 2_ Menulis Slogan - Pertemuan 6

IDENTITAS GURU : 

  1. Nama Guru : Mayang Famelia, S.Pd.
  2. Hari, Tanggal : Jumat, 25 September 2026
  3. Fase/Kelas : Fase D / Kelas 8
  4. Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
  5. Materi : Menulis Slogan
  6. Pertemuan ke :  6


Capaian Pembelajaran : 

Elemen: Menulis

Peserta didik mampu menulis gagasan, pandangan, arahan, pesan, pengalaman, dan/atau imajinasi dalam berbagai tipe teks secara logis, kritis, kreatif, menarik, dan/atau indah; menulis ungkapan kepedulian dan/atau pendapat pro/kontra dalam berbagai tipe teks berbentuk teks multimodal; dan menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan untuk menulis. 


Tujuan Pembelajaran Umum:

  1. Peserta didik  mampu menuliskan slogan berdasarkan Iklan yang ditunjukkan.


Tujuan Pembelajaran (TP) Nomor : 2.5


Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) : 

  1. Mengidentifikasi Kata Kunci dan Pesan Utama Iklan
  2. Merumuskan Gagasan Menjadi Kata-Kata Puitis/Membujuk
  3. Menuliskan dan Mempresentasikan Slogan


Model/Metode :

  • Model Pembelajaran: Discovery Learning
  • Metode Pembelajaran: Diskusi, Presentasi dan penugasan


Media/Alat peraga : PPT, Buku cetak, Media Cetak/Visual/Grafis digital Slogan dan poster


Materi

  • Apersepsi Singkat 


Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini kita dapat bertemu kembali untuk belajar Bahasa Indonesia. Marilah kita jaga kesehatan kita, dan selalu istiqomah dalam melaksanakan Sholat lima waktu. 


-Akhlak Niat Karena Allah

"Sebelum kita mulai membahas materi Bahasa Indonesia hari ini, coba bayangkan sejenak: mengapa kita menggunakan bahasa? Kita berbicara, menulis, dan membaca untuk menyampaikan isi pikiran dan perasaan kita kepada orang lain.

Dalam Islam, setiap kata yang keluar dari mulut atau tulisan kita bermula dari niat di dalam hati. Rasulullah SAW mengingatkan bahwa setiap amalan bergantung pada niatnya. Ketika kita berniat belajar Bahasa Indonesia hari ini karena Allah—supaya kita bisa berkomunikasi dengan santun, menyampaikan kebaikan, dan memahami informasi dengan benar—maka setiap menit yang kita lewati di kelas ini bernilai ibadah.

Mari kita luruskan niat belajar kita hari ini hanya karena Allah SWT. 


Materi singkat (inti pembahasan) : 

Pengertian : 

  • Pengertian secara umum, slogan merupakan kalimat atau frasa yang umumnya menarik, mencolok, dan mudah untuk diingat. Slogan ini digunakan untuk memberitahukan atau menyampaikan suatu informasi dalam kata lain adalah komunikasi visual melalui beberapa kalimat yang mewakilinya.
  • Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), slogan dimaknai sebagai perkataan atau kalimat pendek yang menarik atau mencolok dan mudah diingat untuk memberitahukan atau mengiklankan sesuatu.


Ciri-ciri dari Slogan dan Tujuannya

Berikut ini beberapa ciri slogan.

  • Biasanya berupa perkataan singkat yang mudah diingat dan menarik.
  • Bisa berupa klausa, frasa, kalimat, maupun motto.
  • Bisa berupa semboyan sebuah organisasi atau masyarakat.


Tujuan slogan yang biasanya dapat kamu lihat dan rasakan adalah sebagai berikut:

  • menyadarkan warga masyarakat.
  • memberikan informasi tertentu.
  • mengimbau orang lain.
  • memengaruhi orang lain.
  • memotivasi orang lain.



Langkah Menyusun Slogan 

Setelah kamu mengetahui tujuan pembuatan slogan untuk produk atau jasamu, sekarang waktunya mulai beraksi membuat slogan terbaikmu. Berikut ini beberapa langkah menyusun slogan.

  1. Menentukan topik;
  2. Menentukan pesan yang akan disampaikan;
  3. Mencermati ciri khas yang dimiliki oleh objek/informasi yang akan dijadikan bahan slogan;
  4. Menyusun ungkapan atau kalimat slogan yang padat, singkat, dan jelas dengan memperhatikan diksi yang memikat dan keindahan bunyi.


Contoh 


  1. Kebersihan ialah sebagian dari iman. (Slogan Kebersihaan
  2. Bersihkan dirimu sebelum engkau dibersihkan dari bumi ini. (slogan Kebersihan)
  3. Hari tuamu cerminan pola hidupmu. (kesehatan)
  4. Hargai tubuhmu dengan melaksanakan pola hidup sehat. (Kesehatan)
  5. Menjaga alam agar kelestarian terjaga sama dengan menjaga warisan. (lingkungan)
  6. Mari hijaukan bumi kita ini. (Lingkungan)
  7. Budayakan membaca walau hanya sebentar.(Pendidikan)
  8. Pendidikan Berkualitas, Masa Depan Unggul. (Pendidikan)
  9. Pendidikan adalah Pintu Menuju Masa Depan (Pendidikan) 




LEMBAR LATIHAN: MENULIS SLOGAN BERDASARKAN IKLAN

Nama: ……………………… Kelas: VIII ……… Tanggal: ………………………

Petunjuk Kerjakan:

  1. Amatilah tampilan/deskripsi gambar iklan pada setiap nomor!
  2. Temukan kata kunci atau pesan utama dari iklan tersebut.
  3. Tuliskan satu kalimat slogan yang singkat, menarik, dan mudah diingat sesuai dengan iklan yang ditunjukkan!

SOAL LATIHAN

1. Iklan Produk Makanan

  • Tampilan Iklan yang Ditunjukkan: Gambar sebuah kotak bekal berisi nasi, sayur, dan lauk pauk sehat yang disiapkan dari rumah dengan tulisan promo sarapan sehat anak sekolah.
  • Pesan Utama: Mengajak siswa membawa bekal sehat dari rumah agar tubuh kuat dan fokus belajar.
  • Tuliskan Sloganmu:"…………………………………………………………………………………………………………………………"

2. Iklan Layanan Masyarakat (Lingkungan)

  • Tampilan Iklan yang Ditunjukkan: Gambar tempat sampah berpemilah (sampah organik dan anorganik) di halaman sekolah, dengan latar belakang lingkungan sekolah yang hijau dan bersih.
  • Pesan Utama: Imbauan agar siswa selalu membuang sampah sesuai pada jenis tempatnya.
  • Tuliskan Sloganmu:"…………………………………………………………………………………………………………………………"

3. Iklan Fasilitas Sekolah

  • Tampilan Iklan yang Ditunjukkan: Gambar rak-rak buku perpustakaan yang rapi dilengkapi spot membaca yang nyaman dan tenang bagi siswa.
  • Pesan Utama: Mengajak siswa memanfaatkan waktu luang untuk rajin membaca buku di perpustakaan.
  • Tuliskan Sloganmu:"…………………………………………………………………………………………………………………………"

4. Iklan Kampanye Sosial

  • Tampilan Iklan yang Ditunjukkan: Gambar beberapa siswa saling merangkul dan tersenyum bersama, dilengkapi simbol 'X' merah pada tulisan "Perundungan/Bullying".
  • Pesan Utama: Ajakan untuk menghentikan perundungan dan merawat rasa saling menghargai antar sesama teman di sekolah.
  • Tuliskan Sloganmu:"…………………………………………………………………………………………………………………………"


KESIMPULAN MATERI: MENULISKAN SLOGAN BERDASARKAN IKLAN

1. Pengertian Inti

Menuliskan slogan berdasarkan iklan adalah proses menyederhanakan pesan utama/informasi iklanyang kompleks menjadi satu kalimat pendek yang memikat, puitis, dan mudah diingat oleh pembaca.

2. Tiga Langkah Praktis Menulis Slogan

┌─────────────────────────┐     ┌────────────────────────────────────────────────────────┐

│  TAHAPAN PEMBUATAN      │ ──► │  AKSI UTAMA                                            │

└─────────────────────────┘     └────────────────────────────────────────────────────────┘

  1. Amati Iklan          ──►    Cermati gambar, produk/isu, & target pembacanya.

  2. Cari Kata Kunci      ──►    Catat 2–3 kata penting yang menjadi inti pesan iklan.

  3. Merangkai Slogan     ──►    Rangkai kata kunci menjadi kalimat 3–6 kata yang berima.

3. Tiga Aturan Emas Slogan yang Bagus

  • Singkat & Padat: Cukup 3–6 kata (tidak berbentuk paragraf/kalimat panjang).
  • Berima / Harmonis: Memiliki persamaan bunyi (rima) di akhir kata agar enak diucapkan dan gampang dihafal.
  • Punya Daya Ajak (Persuasif): Mampu menggerakkan emosi, membakar semangat, atau mengajak pembaca untuk bertindak.

4. Formula Cepat (Contoh Ringkas)

Pesan Iklan: Ajak siswa membawa tempat minum sendiri agar sampah plastik berkurang. Kata Kunci:Tumbler, hemat, bumi, sampah. Hasil Slogan: "Satu Tumbler, Selamatkan Bumi."

Kamis, 24 September 2026

Kelas 7 - BAB 2_ Alur Cerita Fantasi - Pertemuan 6

IDENTITAS GURU : 

  1. Nama Guru : Mayang Famelia, S.Pd.
  2. Hari, Tanggal : Kamis, 24 September 2026
  3. Fase/Kelas : Fase D / Kelas 7
  4. Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
  5. Materi : Alur Cerita Fantasi
  6. Pertemuan ke :  6


Capaian Pembelajaran : 

Elemen: Membaca dan Memirsa

Peserta didik mampu menganalisis informasi berupa gagasan, pandangan, arahan, dan/atau pesan dari berbagai tipe teks berwujud teks visual dan/atau audiovisual untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat.


Tujuan Pembelajaran Umum:

Peserta didik mampu menganalisis perubahan lebih rinci dalam alur cerita teks naratif dengan menjawab pertanyaan tentang cerita "Bola-Bola Waktu" dengan baik.


Tujuan Pembelajaran (TP) Nomor : 2.6


Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) : 

  1. Mengidentifikasi Alur Awal, Tengah, dan Akhir
  2. Menganalisis Perubahan Rinci Karakter & Alur
  3. Refleksi & Menjawab Pertanyaan Analitis


Model/Metode :

  • Model Pembelajaran: PBL
  • Metode Pembelajaran: Direct Reading Thinking Activity (DRTA) , Diskusi, Pahamanan Teks.


Media Ajar : Power Point, Buku Cetak dan Teks Cerita Fantasi


Materi

  • Apersepsi Singkat 


Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini kita dapat bertemu kembali untuk belajar Bahasa Indonesia. Marilah kita jaga kesehatan kita, dan selalu istiqomah dalam melaksanakan Sholat lima waktu. 


-Akhlak Niat Karena Allah

"Sebelum kita mulai membahas materi Bahasa Indonesia hari ini, coba bayangkan sejenak: mengapa kita menggunakan bahasa? Kita berbicara, menulis, dan membaca untuk menyampaikan isi pikiran dan perasaan kita kepada orang lain.

Dalam Islam, setiap kata yang keluar dari mulut atau tulisan kita bermula dari niat di dalam hati. Rasulullah SAW mengingatkan bahwa setiap amalan bergantung pada niatnya. Ketika kita berniat belajar Bahasa Indonesia hari ini karena Allah—supaya kita bisa berkomunikasi dengan santun, menyampaikan kebaikan, dan memahami informasi dengan benar—maka setiap menit yang kita lewati di kelas ini bernilai ibadah.

Mari kita luruskan niat belajar kita hari ini hanya karena Allah SWT. 


  • Materi singkat (inti pembahasan) : 


A. Pengertian Teks Cerita Fantasi

Teks cerita fantasi adalah bahan tertulis yang berbentuk karangan atau tulisan untuk menuturkan, menggambarkan, atau membayangkan berbagai perbuatan, pengalaman, dan kejadian berupa angan-angan, khayalan, imajinasi, atau rekaan belaka.

B. ALUR TEKS FANTASI

Teks Cerita Fantasi intinya yaitu teks dongeng narasi. Teks dongeng fantasi yaitu dongeng dengan titik utama terdapat pecahan atau keseluruhan dongeng yang tidak masuk akal. Ketidak-masuk-akalan dongeng ini bisa muncul dari tokoh, peristiwa, latar, dan kejadian yang ada dalam cerita.


Sama halnya dengan teks narasi yang lain, teks dongeng fantasi juga mempunyai alur. Pada dasarnya bukan masalah alur maju atau alur mundur. Dalam pembelajaran teks fantasi, yang disebut dengan alur yaitu tahapan kejadian dalam cerita. Baik urutan waktunya maju maupun mundur, tahapan alurnya tetap yaitu:


1. Pengenalan (Orientasi)

2. Rangkaian Peristiwa (Komplikasi)

3. Penyelesaian (Resolusi)


Tahapan di atas yaitu sebuah alur yang menyusun sebuah teks dongeng fantasi. Jadi, sebuah dongeng fantasi selalu diawali dengan orientasi. Di pecahan tengah yang biasanya yaitu penceritaan yang cukup panjang yaitu bagian-bagaian dari komplikasi. Kemudian diakhiri dengan resolusi atau penyelesaian atau selesai cerita.


Berikut ini klarifikasi lengkap hening alur dalam teks dongeng fantasi:


➤ Pengenalan (Orientasi)

Yang dimaksud dengan pegenalan atau orientasi yaitu pemaparan perihal tokoh, latar, dan kejadian secara umum. Dalam pecahan ini mulai disebutkan nama-nama tokoh. Biasanya yaitu tokoh utama dalam dongeng fantasi. Disebutkan pula latar waktu dan latar kawasan peristiwa. Kejadian yang dialami dan apa yang sedang dilakukan oleh para tokohnya.


➤ Ragkaian Peristiwa (Komplikasi)

Yang dimaksud dengan komplikasi dalam teks dongeng fantasi yaitu kumpulan atau kejadian-kejadian yang terjadi dalam cerita. Disebut komplikasi sebab dalam rangkaian kejadian selalu ada permasalah yang dialami oleh tokoh dalam cerita. Jadi, dalam pecahan ini terdapat beberapa kejadian yang dialami oleh tokoh utama. Peristiwa-peristiwa tersebut semakin memuncak. Dalam puncak duduk kasus atau klimaks, tokoh biasanya dalam kondisi tidak menyenangkan (kalah).


➤ Penyelesaian (Resolusi)

Bagian resolusi dalam teks dongeng fantasi selalu ada pada pecahan belakang (akhir) cerita. Bagian selesai atau resolusi teks dongeng fantasi berisi tanggapan permasalahan yang sedang dialami oleh tokoh utama. Seperti telah dijelaskan sebelumnya, pada pecahan komplikasi ada puncak duduk kasus yang tidak bisa diselesaikan oleh tokoh utama. Pada pecahan resolusi inilah sebuah permasalahan di selesaiakn.


Beberapa Jenis (Ragam) Alur dalam Teks Cerita Fantasi *


Pada pecahan ini, diuraikan ragam alur yang terdapat dalam teks dongeng fantasi. Ragam alur atau jenis-jenis alur mencakup alur lengkap, alur dimulai dari komplikasi, alur tanpa resolusi.


1. Alur Lengkap


Yang dimaksud dengan alur lengkap yaitu teks dongeng fantasi yang mempunyai seluruh tahapan alur (struktur) teks dongeng fantasi. Dimulai dari orientasi atau pengenalan tokoh, latar, dan sebagainya. Kemudian dilanjutkan dengan rangkaian-rangkain kejadian atau permasalahan yang dialami oleh tokoh. Selanjutnya diakhiri dengan resolusi atau penyelesaian masalah.


Jadi, sebab seluruh bagiannya ada, maka sebuah teks dongeng fantasi disebut mempunyai alur yang lengkap.


Alur Dimulai dari Komplikasi (Peristiwa/Permasalahan)


Sebuah teks dongeng fantasi ada kalanya eksklusif dimulai dengan adanya masalah. Masalah tanpa perlu diperkenalkan dulu dalam pecahan orientasi. Dalam teks dongeng fantasi dengan alur yang dimulai dari tengah samapi selesai ini, dongeng eksklusif menampilkan masalah- masalah yang menampilkan sebuah duduk kasus yang dialami oleh tokoh utama.


Alur Tanpa Resolusi


Ragam alur yang ketiga ini sanggup pula disebut dengan selesai yang menggantung atau selesai yang terbuka. Karena dalam teks dongeng fantasi ini, terdapat rangkaian kejadian yang diawali dengan orientasi (pengenalan), diikuti dengan rangkaian kejadian hingga puncak masalah, hingga akibatnya pada tahap puncak masalah. Namun, dalam dongeng fantasi dengan ragam alur yang ketiga ini, tidak diceritakan penyelesaian. masalahnya. Jadi, masih ada duduk kasus yang terjadi dan pembaca bisa mengira-ngira sendiri selesai ceritanya.




Contoh :  

Bacalah Teks Fantasi Dibawah Ini! 

IMG_0276.jpeg


Berikut ini hasil analisisnya alurnya.


➤ ORIENTASI (Pengenalan)


Dalam teks dongeng 'Kekuatan Ekor Biru Nataga' terdapat pecahan awal yang menjelaskan keadaan Nataga. Kondisi Nataga yang sedang menyiapkan pasukan untuk berperang. Dalam pecahan itu disebutkan pula bahwa Nataga mempunyai pasukan yang sangat banyak. Pasukan nataga juga siap berperang hingga titik darah terakhir untuk membela tanah airnya.


➤ KOMPLIKASI (Rangkaian Peristiwa dan Masalah)


Peristiwa 1. Pasukan Serigala sudah mulai tiba tapi pasukan Nataga tetap


dalam persembunyiannya.


Peristiwa 2. Pasukan Serigala sudah hingga ke Tana Modo, pasukan Nataga masih membisu dalam persembunyian.


Peristiwa 3. Pasukan Nataga dan Pasukan Serigala bertempur, diserang dengan bola Api.


Peristiwa 4. Pasukan Serigala bisa menghindari serangan bola api.


Peristiwa 5. Pasukan Serigala hampir menang sebab menang jumlah.


Peristiwa 6. Nataga menerima petunjuk untuk memakai kekuatan api dari ekornya.


➤ RESOLUSI (Penyelesaian Masalah/Akhir Cerita)


Cerita berakhir saat Nataga bisa mengalahkan pasukan serigala dengan membakarnya dengan kekuatan api biru dari ekornya. Kemudian, Nataga menemui para panglima pasukannya di atas bukit yang berbahagia sebab berhasil mengalahkan musuhnya.




Mari Berlatih : 

Bacalah dan cermati sebuah teks fantasi yang berjudul "Bola-Bola Waktu" pada buku cetak hal 49-52 

Kemudian Jawablah pertanyaan dibawah ini berdasarkan Teks Fantasi dibuku cetak  

  1. Siapakah nama tokoh cerita di atas?
  2. Apa yang diinginkannya di awal cerita?
  3. Bagaimana ia memenuhi keinginannya itu?
  4. Mengapa ia merasa sedih ketika akhirnya keinginannya itu tercapai?
  5. Apa yang akhirnya ia lakukan?
  6. Menurut kalian, bagaimana perasaannya di akhir cerita?




KESIMPULAN MATERI: ANALISIS ALUR & TOKOH CERITA

1. Pengertian Inti

Menganalisis alur cerita naratif adalah kegiatan membedah perjalanan peristiwa dari awal, tengah (konflik), hingga akhir untuk memahami bagaimana suatu kejadian mengubah perasaan, sikap, dan tindakan tokoh utama.

2. Skema 3 Tangga Alur & Perubahan Tokoh

┌─────────────────────────┐     ┌────────────────────────────────────────────────────────┐

│  BAGIAN ALUR            │ ──► │  PERUBAHAN SIKAP TOKOH (IVAN)                          │

└─────────────────────────┘     └────────────────────────────────────────────────────────┘

  1. Awal (Pengenalan)    ──►    Merasa lelah, mengeluh, dan malu membantu jualan kue.

  2. Tengah (Konflik)     ──►    Terkejut & menyesal melihat akibat buruk di masa depan.

  3. Akhir (Penyelesaian) ──►    Bangkit, bersyukur, dan rajin berbakti kepada orang tua.

3. Kunci Utama Analisis Alur

  • Hubungan Sebab-Akibat: Perubahan sikap tokoh tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan dipicu oleh peristiwa penting (sebab) yang dialami tokoh dalam alur cerita.
  • Perkembangan Karakter (Character Development): Cerita naratif yang baik menampilkan proses pendewasaan tokoh dari pemikiran yang keliru menuju kesadaran baru.


Kelas 8 - BAB 2_ Menulis Slogan - Pertemuan 6

IDENTITAS GURU :  Nama Guru : Mayang Famelia, S.Pd. Hari, Tanggal : Jumat, 25 September 2026 Fase/Kelas : Fase D / Kelas 8 Mata Pelajaran : ...