Kamis, 06 Agustus 2026

Kelas 7- BAB 1_Tanda Baca dalam teks deskripsi - Pertemuan 6

 Assalamualaikum Wr. Wb. Semangat Pagi Siswa-siswi Sekalian.... 

Nama Guru : Mayang Famelia, S.Pd

Mapel Diampu : Bahasa Indonesia

Hari, Tanggal : Kamis 06 Agustus 2026

Kelas : 7

Materi :  mengenali tanda baca pada teks deskripsi

Pertemuan : 6

Elemen Cp : Menulis



Tujuan Pembelajaran : 

  1. Peserta didik menyajikan teks deskripsi dengan baik melalui latihan menyunting penggunaan huruf kapital, tanda titik, tanda koma, serta kata depan dalam kalimat dengan tepat.


Materi Pembelajaran (inti pembahasan) : 


A. PENGERTIAN MENYUNTING

Menyunting adalah kegiatan memeriksa kembali teks yang telah ditulis untuk menemukan dan memperbaiki kesalahan ejaan, tanda baca, pilihan kata, maupun struktur kalimat agar teks menjadi rapi, padu, dan mudah dipahami sesuai kaidah EYD.


🛠️ B. KAIDAH PENULISAN (PANDUAN SUN TING)


1. Huruf Kapital

Gunakan huruf kapital untuk:

  • Awal kalimat: Pemandangan di pantai itu sangat indah.
  • Nama tempat/geografis yang spesifik: Pulau Bali, Sungai Citarum, Gunung Rinjani.
  • Nama suku, bangsa, dan bahasa: suku Minangkabau, bahasa Indonesia.


⚠️ Ingat: Jika nama geografis tidak diikuti nama diri/tempat spesifik, tulis dengan huruf kecil.

Contoh: Kami berenang di pantai. (bukan Pantai)

Contoh: Kami berenang di Pantai Kuta.


2. Tanda Titik (⁠.⁠)

  • Digunakan pada akhir kalimat berita/deklaratif.
  • Contoh: Rumah adat itu berdiri megah di tengah desa.

3. Tanda Koma (⁠,⁠)

  • Unsur Rincian (lebih dari dua hal): Digunakan di antara unsur-unsur dalam suatu pemerincian (termasuk sebelum kata dan/atau).
    • Salah: Ibu membeli apel jeruk dan mangga.
    • Benar: Ibu membeli apel**,** jeruk**,** dan mangga.
  • Di Belakang Kata Penghubung Antarkalimat: Digunakan setelah kata seperti Oleh karena itu, Selain itu, Namun.
    • Benar: Selain itu, Rumah Gadang memiliki atap yang unik.
  • Memisahkan Anak Kalimat jika Mendahului Induk Kalimat:
    • Benar: Ketika hujan turun, pemandangan gunung tertutup kabut.

4. Kata Depan (di, ke, dari)

  • Penulisan Dipisah: Kata depan di, ke, dan dari yang menunjukkan tempat/arah/waktu ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya.
    • Benar: di rumah, ke sekolah, dari Bandung.
  • Perbedaan dengan Awalan di-: Awalan di- untuk kata kerja pasif ditulis disambung.
    • Ciri Cepat: Jika bisa diubah jadi kata kerja aktif (berawalan me-), berarti itu awalan \rightarrow disambung.
    • Contoh: ditulis (bisa jadi menulis) \rightarrow disambung.
    • Contoh: di pantai (tidak bisa jadi memantai) \rightarrow dipisah.


🔍 C. CONTOH CARA MENYUNTING TEKS DESKRIPSI

Mari kita cermati proses perbaikan teks di bawah ini!

❌ Teks Sebelum Disunting (Banyak Kesalahan):


pada hari minggu lalu kami mengunjungi danau toba di sumatera utara. danau ini sangat luas indah dan dikelilingi perbukitan yang hijau. dipagi hari udara terasa sangat dingin namun menyegarkan. banyak wisatawan datang ke tempat ini untuk menikmati pemandangan alam.


✍️ Analisis Kesalahan:

  1. 1 pada - Awal kalimat, harusnya Pada.
  2. 2 hari minggu - Nama hari, harusnya hari Minggu.
  3. 3 danau toba -  Nama diri geografis, harusnya Danau Toba.
  4. 4 sumatera utara -  Nama tempat, harusnya Sumatera Utara.
  5. 5 luas indah dan - Pemerincian 3 hal, butuh tanda koma: luas, indah, dan.
  6. 6 dipagi hari - Kata depan penunjuk waktu, harusnya dipisah: di pagi hari.
  7. 7 dingin namun -  Sebelum kata pertentangan namun dalam kalimat, tambahkan koma: dingin, namun.


✅ Teks Setelah Disunting (Rapi & Baku):


Pada hari Minggu lalu**,** kami mengunjungi Danau Toba di Sumatera Utara. Danau ini sangat luas**,** indah**,** dan dikelilingi perbukitan yang hijau. Di pagi hari**,** udara terasa sangat dingin**,** namun menyegarkan. Banyak wisatawan datang ke tempat ini untuk menikmati pemandangan alam.


✏️ D. LATIHAN MENYUNTING TEKS (UNTUK SISWA)

Petunjuk: Bacalah teks deskripsi di bawah ini. Salin dan perbaikilah penulisan huruf kapital, tanda titik, tanda koma, dan kata depan yang masih salah!


Teks Latihan:

puncaknya gunung bromo menawarkan pemandangan sunset yang sangat eksotis. banyak turis dari negara asing seperti jepang belanda dan jerman berkunjung kemari. di sore hari matahari mulai tenggelam dibalik awan. udara dingin mulai menusuk kulit namun keindahan alamnya membuat pengunjung betah berlama-lama disana.


💡 Kunci Jawaban Latihan (Untuk Mengecek Hasil Kerja):


Puncaknya Gunung Bromo menawarkan pemandangan sunset yang sangat eksotis. Banyak turis dari negara asing**,** seperti Jepang**,** Belanda**,** dan Jerman berkunjung ke mari. Di sore hari**,** matahari mulai tenggelam di balik awan. Udara dingin mulai menusuk kulit**,** namun keindahan alamnya membuat pengunjung betah berlama-lama di sana.


Ayo berlatih : 

Buka buku cetak halaman 30-31

Sekarang kalian akan menyunting teks "Berkunjung ke Negeri di Atas Awan Cermatilah penggunaan huruf kapital dan tanda koma lalu lengkapi dengan kata depan, ya!

Kelas 8 - Bab 1- Mengidentifikasi Paragraf Deskripsi dan Eksposisi dalam Teks Laporan Hasil Observasi - pertemuan 5

 Assalamualaikum Wr. Wb. Semangat Pagi Siswa-siswi Sekalian.... 

Nama Guru : Mayang Famelia, S.Pd

Mapel Diampu : Bahasa Indonesia

Hari, Tanggal : Kamis 06 Agustus 2026

Kelas : 8

Materi :  Paragraf Deskripsi dan Eksposisi dalam Teks Laporan Hasil Observasi

Pertemuan : 5

Elemen Cp : Membaca dan memirsa



Tujuan Pembelajaran : 

  • Peserta didik dapat mengidentifikasi paragraf deskripsi dan eksposisi dalam teks,


Materi Pembelajaran (inti pembahasan) :


A. Paragraf deskripsi

Paragraf ini menggambarkan suatu keadaan secara detail sehingga pembaca dapat melihat, membayangkan, dan merasakan apa yang sedang dideskripsikan. 

Ciri-ciri paragraf deskripsi:

  1. Menggambarkan atau melukiskan sesuatu.
  2. Menggambarkan secara detail dan terperinci.
  3. Penggambaran tersebut dilakukan secara jelas dengan melibatkan kesan indra.
  4. Pembaca seakan bisa merasakan sendiri atau mengalami sendiri apa yang dideskripsikan.


Contohnya adalah penggalan teks laporan hasil observasi “Penumpang Bus Kota” berikut ; Tepat di depan peserta didik berseragam SMP itu, seorang ibu lain duduk sembari memangku anak balitanya. Tidak jauh dari ibu itu, duduk seorang laki-laki penyandang disabilitas atau difabel dengan kruk yang disandarkan pada kursi.


B. Paragraf eksposisi

Paragraf ini menjelaskan sebuah informasi tentang suatu hal.Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, eksposisi berarti uraian atau paparan yang bertujuan menjelaskan maksud dan tujuan sebuah karangan. Jadi, paragraf eksposisi adalah paragraf yang memaparkan informasi, maksud, dan tujuan tertentu agar pembaca memperoleh tambahan pengetahuan. Ciri-ciri paragraf eksposisi:

  1. Teks eksposisi bersifat objektif yaitu sesuai dengan kebenaran dan tidak memihak.
  2. Isi pengetahuan atau informasi mengandung unsur apa, di mana, siapa, kapan, dan mengapa.
  3. Menyampaikan informasi atau pengetahuan secara singkat, padat, jelas, dan lugas sesuai dengan ejaan bahasa Indonesia.
  4. Informasi bersifat aktual yaitu sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.


Contoh paragraf eksposisi dalam teks laporan pengamatan “Bendi di Kota Padang” :

Bendi pertama kali ditemukan oleh sarjana Hindia Belanda bernama Charles Theodore Deeleman. Di beberapa daerah lain di Indonesia bendi dikenal dengan sebutan delman sesuai dengan nama penemunya. Di Pulau Jawa, bendi dikenal dengan sebutan dokar, andong, dan kahar atau keretek. Di Nusa Tenggara Barat bendi dikenal dengan sebutan cidomo.


Perbedaan Utama: 

  • Deskripsi berfokus pada penggambaran, sementara eksposisi berfokus pada penjelasan. 
  • Deskripsi menggunakan bahasa yang lebih imajinatif dan emosional, sementara eksposisi menggunakan bahasa yang lebih objektif dan informatif. 

Dalam laporan hasil observasi, kedua jenis paragraf ini saling melengkapi. Paragraf deskripsi memberikan gambaran visual dan detail tentang objek yang diamati, sementara paragraf eksposisi memberikan penjelasan ilmiah dan informasi tambahan.



Ayo berlatih! 


Berilah tanda centang pada kolom yang sesuai dengan contoh paragraf!





Paragraf

Deskripsi

Eksposisi

Sepeda motor banyak digunakan untuk pergi bekerja karena termasuk salah satu alat transportasi yang hemat. Dengan bahan bakar seharga Rp7.800,00 per liter, pengendara sepeda motor bisa menempuh jarak sejauh 47 kilometer. Selain itu, pengendara sepeda motor dapat mengakses rute-rute sulit, gang-gang sempit, dan jalan-jalan yang macet untuk mencapai tujuan.



Penumpang bus 02 penuh sesak. Sebagian penumpang berdiri karena tidak mendapatkan tempat duduk. Beberapa penumpang yang berdiri bersandar pada kursi penumpang, sementara penumpang lainnya memegang handle grip. Penumpang yang duduk rata-rata sibuk melihat telepon genggam



Sepeda adalah kendaraan yang umum dipakai anak SMP Perwira. Setiap hari puluhan anak mengayuh sepeda ke sekolah dan menaruhnya di tempat parkir khusus sepeda yang dibangun sekolah dua tahun lalu. Datang ke sekolah dengan sepeda seperti menjadi sebuah kebanggaan. Anak-anak yang dahulu diantar orang tua mereka dengan mobil atau motor, kini memilih ke sekolah dengan bersepeda.



Sepeda baru Mira berwarna merah, punya keranjang, dan memiliki bangku boncengan di bagian belakang. Bel sepedanya terletak di setang sebelah kanan. Ada kaca spion kecil di setang kiri dan kanan yang berfungsi untuk melihat jika ada kendaraan dari belakang.



Rabu, 05 Agustus 2026

Kelas 9 - BAB 1_ menuliskan kosakata serapan dari bahasa daerah dan asing_Pertemuan 6

 Assalamualaikum Wr. Wb. Semangat Pagi Siswa-siswi Sekalian.... 

Nama Guru : Mayang Famelia, S.Pd

Mapel Diampu : Bahasa Indonesia

Hari, Tanggal : Rabu 05 Agustus 2026

Kelas : 9

Materi :  Unsur Kebahasaan: menuliskan kosakata serapan dari bahasa daerah dan asing.

Pertemuan : 6

Elemen Cp : menulis 



Tujuan Pembelajaran : 

  • Peserta didik mampu Menggunakan dan mengembangkan kosakata serapan dari bahasa daerah dan bahasa asing dalam teks deskripsi, serta memahami sistem kekerabatan matrilineal.


Materi Pembelajaran (inti pembahasan) : 


A. Pengertian dan Tujuan

Kata serapan adalah kata yang berasal dari bahasa asing atau bahasa daerah yang kemudian diintegrasikan ke dalam bahasa Indonesia.

  • Tujuan utama: Memperkaya kosakata dan mengisi kekurangan istilah dalam bahasa Indonesia.
  • Sumber penyerapan: Bahasa daerah (seperti Jawa, Sunda) dan bahasa asing (seperti Inggris, Belanda, Arab).


B. Cara Masuknya Kosakata Serapan

Proses penyerapan unsur bahasa dilakukan melalui beberapa cara utama:

  • Adopsi: Pemakai bahasa mengambil bentuk dan arti kata asing secara keseluruhan tanpa mengubah bentuk aslinya.
  • Adaptasi: Pemakai bahasa mengambil arti kata asing, tetapi ejaan atau cara penulisannya disesuaikan dengan aturan bahasa Indonesia.
  • Penerjemahan: Konsep atau makna kata asing diterjemahkan langsung ke dalam bentuk padanan kata bahasa Indonesia (contoh: try out menjadi uji coba).


C. Contoh Kosakata Serapan

  • Dari Bahasa Daerah:
    • Amblas (bahasa Jawa/Sunda) — artinya hilang lenyap.
    • Nyeri (bahasa Sunda) — artinya sakit.
    • Beta (bahasa Melayu/Kawasan Timur) — artinya saya atau aku.
  • Dari Bahasa Asing:
    • Kantin dari bahasa Belanda kantine.
    • Aksi dari bahasa Belanda actie (serapan bentuk adaptasi).
    • Akurat dari bahasa Inggris accurate.



Assasmen : 

Test kemampuan : 


  1. Proses penyerapan kosakata asing ke dalam bahasa Indonesia tanpa mengubah bentuk asli atau ejaan kata tersebut dinamakan dengan metode...

A. Adaptasi

B. Adopsi

C. Penerjemahan

D. Kreasi

E. Afiksasi


2. Perhatikan kata-kata berikut!(1) Aktipitas(2) Apotek(3) Kualitas(4) Tehnologi(5) SistemKata serapan yang ditulis dengan ejaan baku menurut Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI/EYD) ditunjukkan oleh nomor...

A. (1), (2), dan (3)

B. (1), (3), dan (4)

C. (2), (3), dan (5)

D. (2), (4), dan (5)

E. (3), (4), dan (5)


Tugas 1: Identifikasi Kata Serapan

Analisislah kata-kata di bawah ini. Tentukan bentuk serapan baku dalam bahasa Indonesia dan sebutkan dugaan bahasa asalnya!

  1. Quality → ........................... (Asal Bahasa: ...........................)
  2. Analisa → ........................... (Asal Bahasa: ...........................)
  3. Apotik → ........................... (Asal Bahasa: ...........................)
  4. System → ........................... (Asal Bahasa: ...........................)
  5. Nyeri → ........................... (Asal Bahasa: ...........................)


Tugas 2: Penerapan dalam Kalimat

Buatlah satu kalimat efektif untuk masing-masing kata serapan baku di bawah ini:

  1. Efektif
  2. Tradisi
  3. Modifikasi

Kelas 7- BAB 1_Tanda Baca dalam teks deskripsi - Pertemuan 6

  Assalamualaikum Wr. Wb. Semangat Pagi Siswa-siswi Sekalian....  Nama Guru : Mayang Famelia, S.Pd Mapel Diampu : Bahasa Indonesia Hari, Tan...