Senin, 28 September 2026

Kelas 9 - Tes Formatif BAB 2 - Pertemuan 7

  A. IDENTITAS GURU : 

  1. Nama Guru : Mayang Famelia, S.Pd.
  2. Hari, Tanggal : Senin, 28 September 2026
  3. Fase/Kelas : Fase D / Kelas 9
  4. Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
  5. Materi : Tes Formatif - Penilaian Harian BAB 2
  6. Pertemuan ke :  7


Capaian Pembelajaran : 

Elemen: Menulis & Membaca/Memeriksa

  • Pada akhir Fase D, peserta didik mampu menyampaikan gagasan, pikiran, pandangan, atau pesan tertulis untuk berbagai tujuan secara logis, kritis, dan kreatif. Peserta didik juga mampu mengolah dan menyajikan data, fakta, serta informasi mengenai teks Bab 2 secara terstruktur, efektif, dan sesuai dengan kaidah kebahasaan yang berlaku.


Tujuan Pembelajaran Umum:

  1. Peserta didik mampu mengukur tingkat pemahaman kognitif materi Bab 2 melalui penyelesaian tes formatif secara mandiri, jujur, dan bertanggung jawab.
  2. Peserta didik mampu mengidentifikasi, menganalisis, serta mengevaluasi penggunaan struktur dan kaidah kebahasaan teks Bab 2 dalam bentuk tes tertulis.


E. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) & Alur Kegiatan Pembelajaran

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  1. Peserta didik mampu merubah petikan teks narasi menjadi Teks prosedur 
  2. Peserta didik mampu Memahami informasi teks prosedur dan infografik
  3. Pesetta didik mampu memahami pengertian teks prosedur, dan infografik
  4. Peserta didik mampu memahami teknik membaca nyaring.



F. Model/Metode :

  • Model Pembelajaran: Assessment for Learning (Asesmen Formatif)
  • Metode Pembelajaran: Tes Tertulis (Written Test) individual yang terdiri dari soal Pilihan Isian Singkat, dan Uraian/Essay.


Materi

  • Apersepsi Singkat 


Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini kita dapat bertemu kembali untuk belajar Bahasa Indonesia. Marilah kita jaga kesehatan kita, dan selalu istiqomah dalam melaksanakan Sholat lima waktu. 


-Akhlak Niat Karena Allah

"Sebelum kita mulai membahas materi Bahasa Indonesia hari ini, coba bayangkan sejenak: mengapa kita menggunakan bahasa? Kita berbicara, menulis, dan membaca untuk menyampaikan isi pikiran dan perasaan kita kepada orang lain.

Dalam Islam, setiap kata yang keluar dari mulut atau tulisan kita bermula dari niat di dalam hati. Rasulullah SAW mengingatkan bahwa setiap amalan bergantung pada niatnya. Ketika kita berniat belajar Bahasa Indonesia hari ini karena Allah—supaya kita bisa berkomunikasi dengan santun, menyampaikan kebaikan, dan memahami informasi dengan benar—maka setiap menit yang kita lewati di kelas ini bernilai ibadah.

Mari kita luruskan niat belajar kita hari ini hanya karena Allah SWT. 


  • Materi singkat (inti pembahasan) : 


TP 1: Pengertian Teks Prosedur dan Infografik

1. Teks Prosedur

Pengertian: Teks yang berisi panduan, langkah-langkah, atau petunjuk secara berurutan untuk membuat, melakukan, atau mengoperasikan sesuatu.

  • Tujuan: Membantu pembaca agar dapat menyelesaikan suatu pekerjaan dengan benar dan efisien.
  • Ciri Utama:
    • Menggunakan kata kerja perintah/aksi (seperti: kupaslah, masukkan, aduklah).
    • Menggunakan kata penghubung urutan (seperti: pertama, kedua, setelah itu, kemudian, selanjutnya, terakhir).
    • Menggunakan kriteria/ukuran yang jelas (seperti: 500 ml air, 2 sendok makan, 15 menit).

2. Infografik

Pengertian: Informasi, data, atau pengetahuan yang disajikan secara visual menggabungkan teks ringkas, gambar/ilustrasi, grafik, dan perpaduan warna yang menarik.

  • Tujuan: Menyampaikan informasi yang kompleks atau rumit agar lebih cepat, mudah, dan menarik untuk dipahami oleh pembaca.
  • Ciri Utama: Teks pendek/ringkas, poin-poin penting (bullet points), gambar/ikon yang relevan, dan desain tata letak (layout) yang rapi.

TP 2: Memahami Informasi dalam Teks Prosedur dan Infografik

Untuk memahami isi informasi dari kedua media tersebut secara cermat, perhatikan langkah-langkah berikut:

Jenis Teks

Cara Memahami Informasi Utama

Teks Prosedur

1. Cari Tujuan (apa yang ingin dibuat/dilakukan). 2. Perhatikan Bahan/Alat dan ukurannya. 3. Cermati Urutan Langkah (jangan sampai ada urutan yang terbalik).

Infografik

1. Baca Judul Utama infografik. 2. Perhatikan Hubungan Gambar dan Teks (gambar memperjelas maksud teks). 3. Baca Poin/Data Penting yang biasanya dicetak tebal atau diberi warna mencolok.

TP 3: Mengubah Petikan Teks Narasi Menjadi Teks Prosedur

Teks Narasi menceritakan suatu kejadian berbentuk cerita alur. Sedangkan Teks Prosedur menyajikan petunjuk langkah demi langkah yang terstruktur.

Cara Mengubah Teks Narasi ke Teks Prosedur:

  1. Baca Narasi: Temukan proses/kegiatan apa yang sedang dilakukan tokoh.
  2. Pisahkan Bahan/Alat: Catat benda atau bahan apa saja yang disebutkan dalam cerita beserta ukurannya.
  3. Ubah Kalimat Cerita Menjadi Kalimat Perintah: Ubah bentuk kalimat deskriptif cerita menjadi kata kerja imperatif (perintah).
  4. Susun Berurutan: Buat poin-poin bernomor dari langkah awal sampai akhir.

Contoh Perubahan:

  • Bentuk Teks Narasi (Sebelum):"Sore itu, Ibu mengajari Siti membuat teh manis hangat. Ibu menyuruh Siti menyiapkan satu buah gelas, lalu memasukkan satu kantong teh celup ke dalamnya. Setelah itu, Siti menyiramkan air panas sebanyak 200 ml ke dalam gelas tersebut dan menambahkan dua sendok makan gula pasir. Siti mengaduknya secara perlahan hingga gula melarut sempurna."

  • Bentuk Teks Prosedur (Sesudah):Judul: Cara Membuat Teh Manis Hangat
    Bahan dan Alat:
    • 1 kantong teh celup
    • 200 ml air panas
    • 2 sendok makan gula pasir
    • 1 buah gelas dan sendok
  • Langkah-langkah:
    • Siapkan gelas dan masukkan satu kantong teh celup ke dalamnya.
    • Tuangkan 200 ml air panas ke dalam gelas.
    • Tambahkan 2 sendok makan gula pasir.
    • Aduk secara perlahan hingga gula melarut sempurna dan teh siap disajikan.

TP 4: Teknik Membaca Nyaring (Reading Aloud)

Pengertian: Membaca teks secara bersuara dengan memperhatikan kejelasan vokal, intonasi, dan penekanan agar pendengar dapat memahami isi bacaan dengan jelas.

4 Unsur Penting dalam Membaca Nyaring:

  1. Lafal (Artikulasi): Pengucapan huruf dan kata harus jelas dan tidak samar-samar.
  2. Intonasi: Tinggi rendahnya nada suara disesuaikan dengan jenis kalimat (kalimat berita, kalimat tanya, atau kalimat perintah).
  3. Jeda (Pemanduan): Kapan harus berhenti sejenak (pada tanda koma ,) dan kapan harus berhenti penuh (pada tanda titik .).
  4. Volume dan Ekspresi: Volume suara cukup terdengar oleh pendengar, serta ekspresi wajah/penekanan nada sesuai dengan isi atau suasana teks.



Asessmen Formatif 

Peserta didik mengerjakan soal Asessmen Bahasa Indonesia dengan meliputi materi asessmen :

  1. Teks narasi menjadi teks prosedur
  2. Informasi teks prosedur dan infografik
  3. Pengertian teks prosedur dan infografik
  4. Teknik membaca nyaring


Tugas..!

Kerjakanlah Soal Pada Lembar Asesmen yang dibagikan oleh guru mapel dan soal-soal  meliputi materi yang sudah pernah dipelajari...! 


Jika masih ada yang belum dimengerti dari pembahasan materi diatas, siswa/i dapat menanyakan langsung kepada Guru mapel..

Trimakasih Wassalammualaikum Wr Wb.... 


Kelas 7 - Tes Formatif BAB 2 - Pertemuan 7

  A. IDENTITAS GURU : 

  1. Nama Guru : Mayang Famelia, S.Pd.
  2. Hari, Tanggal : Senin, 28 September 2026
  3. Fase/Kelas : Fase D / Kelas 
  4. Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
  5. Materi : Tes Formatif - Penilaian Harian BAB 2
  6. Pertemuan ke :  7


Capaian Pembelajaran : 

Elemen: Menulis & Membaca/Memeriksa

  • Pada akhir Fase D, peserta didik mampu menyampaikan gagasan, pikiran, pandangan, atau pesan tertulis untuk berbagai tujuan secara logis, kritis, dan kreatif. Peserta didik juga mampu mengolah dan menyajikan data, fakta, serta informasi mengenai teks Bab 2 secara terstruktur, efektif, dan sesuai dengan kaidah kebahasaan yang berlaku.


Tujuan Pembelajaran Umum:

  1. Peserta didik mampu mengukur tingkat pemahaman kognitif materi Bab 2 melalui penyelesaian tes formatif secara mandiri, jujur, dan bertanggung jawab.
  2. Peserta didik mampu mengidentifikasi, menganalisis, serta mengevaluasi penggunaan struktur dan kaidah kebahasaan teks Bab 2 dalam bentuk tes tertulis.


E. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) & Alur Kegiatan Pembelajaran

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  1. Peserta didik mampu mengenali iklan
  2. Peserta didik mampu menemukan pesan dalam iklan
  3. Pesetta didik mampumembedakan iklan komersial dan nonkomersial
  4. Peserta didik mampu membedakan iklan efektif dan tidak efektif
  5. Peserta didik mampu memahami ciri slogan dan poster
  6. Peserta didik mampu memahmi cara membuat slogan



F. Model/Metode :

  • Model Pembelajaran: Assessment for Learning (Asesmen Formatif)
  • Metode Pembelajaran: Tes Tertulis (Written Test) individual yang terdiri dari soal Pilihan Isian Singkat, dan Uraian/Essay.


Materi

  • Apersepsi Singkat 


Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini kita dapat bertemu kembali untuk belajar Bahasa Indonesia. Marilah kita jaga kesehatan kita, dan selalu istiqomah dalam melaksanakan Sholat lima waktu. 


-Akhlak Niat Karena Allah

"Sebelum kita mulai membahas materi Bahasa Indonesia hari ini, coba bayangkan sejenak: mengapa kita menggunakan bahasa? Kita berbicara, menulis, dan membaca untuk menyampaikan isi pikiran dan perasaan kita kepada orang lain.

Dalam Islam, setiap kata yang keluar dari mulut atau tulisan kita bermula dari niat di dalam hati. Rasulullah SAW mengingatkan bahwa setiap amalan bergantung pada niatnya. Ketika kita berniat belajar Bahasa Indonesia hari ini karena Allah—supaya kita bisa berkomunikasi dengan santun, menyampaikan kebaikan, dan memahami informasi dengan benar—maka setiap menit yang kita lewati di kelas ini bernilai ibadah.

Mari kita luruskan niat belajar kita hari ini hanya karena Allah SWT. 


  • Materi singkat (inti pembahasan) : 


TP 1: Mengenali Iklan

Iklan adalah media komunikasi yang bertujuan untuk membujuk, mengajak, atau mengimbau masyarakat agar tertarik pada barang, jasa, atau gagasan yang ditawarkan.

Ciri-Ciri Utama Iklan:

  1. Persuasif (Mengajak): Menggunakan kata-kata ajakan agar pembaca/pendengar terpengaruh.
  2. Informatif: Menjelaskan produk, jasa, atau informasi secara jelas dan singkat.
  3. Komunikatif & Menarik: Menggunakan bahasa yang mudah dipahami, menarik, dan dipadukan dengan gambar/visual.
  4. Memiliki Sasaran Jelas: Ditujukan kepada kelompok masyarakat tertentu (misal: anak-anak, pelajar, umum).

TP 2: Menemukan Pesan dalam Iklan

Pesan dalam iklan adalah maksud utama atau imbauan yang ingin disampaikan pembuat iklan kepada pembaca/penonton.

Cara Menemukan Pesan Iklan:

  1. Perhatikan Judul & Kata Kunci: Cari kata yang paling menonjol (dicetak besar/tebal).
  2. Cermati Gambar: Gambar dalam iklan selalu memperjelas isi pesan.
  3. Identifikasi Masalah & Solusi:
    • Masalah: Apa kondisi yang digambarkan? (misal: baju kotor, dahaga saat panas).
    • Solusi (Pesan): Produk/tindakan apa yang ditawarkan untuk mengatasi masalah tersebut?

Contoh: Gambar: Orang dahaga di bawah terik matahari lalu minum Jus Sehat. Tulisan: "Segarkan Harimu dengan Jus Sehat, Kaya Vitamin!" Pesan Iklan: Mengajak masyarakat mengonsumsi Jus Sehat agar tubuh tetap segar dan bernutrisi.

TP 3: Membedakan Iklan Komersial dan Nonkomersial

Iklan dibedakan berdasarkan tujuan pembuatannya:

Pembeda

Iklan Komersial

Iklan Nonkomersial (Iklan Layanan Masyarakat)

Tujuan

Mencari keuntungan ekonomi/finansial (profit).

Memberikan edukasi, kesadaran, atau imbauan sosial.

Isi

Memasarkan barang atau jasa.

Mengajak melakukan tindakan positif/sosial.

Sasaran

Calon pembeli/konsumen.

Seluruh lapisan masyarakat umum.

Contoh

Iklan sabun cuci, iklan HP, iklan jasa bimbingan belajar.

Iklan ajakan "Buang Sampah pada Tempatnya", "Ayo Imunisasi", "Bijak Menggunakan Air".

TP 4: Membedakan Iklan Efektif dan Tidak Efektif

1. Iklan Efektif

  • Bahasa: Singkat, padat, jelas, dan mudah diingat (catchy).
  • Tampilan Visual: Gambar dan teks seimbang, warna serasi, dan fokus pada keunggulan produk/pesan.
  • Informasi: Mencantumkan informasi penting (nama produk, keunggulan, harga/kontak jika perlu).
  • Dampak: Langsung membuat orang paham dan tertarik dalam sekali lihat.

2. Iklan Tidak Efektif

  • Bahasa: Terlalu panjang, berbelit-belit, atau kalimatnya rumit.
  • Tampilan Visual: Gambar terlalu ramai/penuh sehingga tulisan sulit dibaca.
  • Informasi: Kurang jelas (pembaca bingung produk apa yang ditawarkan atau apa pesannya).

TP 5: Memahami Ciri Slogan dan Poster

Selain iklan, terdapat media penyampaian pesan lainnya yaitu Slogan dan Poster.

  ┌─────────────────────────────────────────────────────────────┐

  │                 MEDIA KOMUNIKASI PUBLIK                     │

  └──────────────────────────────┬──────────────────────────────┘

                                 │

         ┌───────────────────────┼───────────────────────┐

         ▼                       ▼                       ▼

    ┌─────────┐             ┌─────────┐             ┌─────────┐

    │  IKLAN  │             │ SLOGAN  │             │ POSTER  │

    └────┬────┘             └────┬────┘             └────┬────┘

         │                       │                       │

 Teks + Gambar +          Ungkapan Singkat         Teks + Gambar Besar

 Tujuannya Jual/Ajakan    Prinsip / Cita-cita      Dipajang di Tempat Umum

1. Slogan

  • Pengertian: Perkataan atau kalimat pendek yang menarik, mencolok, dan mudah diingat untuk menyampaikan prinsip, motivasi, atau jati diri suatu organisasi/kegiatan.
  • Ciri-Ciri Slogan:
    • Terdiri dari kalimat sangat singkat (hanya beberapa kata).
    • Mengutamakan keindahan bunyi/rima agar mudah dihafal.
    • Menjadi motto atau pegangan hidup.
  • Contoh:
    • "Tiada Hari Tanpa Prestasi."
    • "Bersih Pangkal Sehat, Hemat Pangkal Kaya."

2. Poster

  • Pengertian: Plakat berupa perpaduan gambar dan teks berukuran besar yang dipasang di tempat-tempat umum yang strategis.
  • Ciri-Ciri Poster:
    • Memadukan gambar menarik berukuran besar dengan teks singkat.
    • Menggunakan warna-warna yang mencolok dan kontras.
    • Dipasang di dinding atau tempat umum yang ramai dilalui orang.
    • Dibaca sambil lalu (sekilas glance).
  • Contoh: Poster gerakan reboisasi di lapangan sekolah, poster pameran buku di perpustakaan.

TP 6: Cara Membuat Slogan

Langkah-langkah praktis dan sistematis dalam membuat slogan yang bagus:

  1. Tentukan Tema/Objek:
    • Tentukan topik yang ingin diangkat (misal: pendidikan, lingkungan, kebersihan, kesehatan).
  2. Tentukan Pesan Utama:
    • Apa inti motivasi yang ingin disampaikan? (misal: mengajak membaca buku).
  3. Pilih Kata Kunci (Keywords):
    • Kumpulkan kata-kata yang berkaitan (misal: buku, jendela, ilmu, masa depan).
  4. Susun Kalimat Singkat dan Berima:
    • Buat kalimat pendek (3–6 kata) yang padat makna dan mengutamakan persamaan bunyi (rima).
  5. Sunting (Edit) Kalimat:
    • Pastikan kalimatnya mudah diucapkan, tidak berbelit-belit, dan langsung membakar semangat.

Contoh Proses Pembuatan Slogan:

  • Tema: Pendidikan
  • Pesan: Rajin belajar membuat masa depan cerah
  • Hasil Slogan: "Buku Dibaca, Masa Depan Terjaga!" atau "Tiada Belajar, Tiada Sukses."




Asessmen Formatif 

Peserta didik mengerjakan soal Asessmen Bahasa Indonesia dengan meliputi materi asessmen :

  1. Pengertian, ciri dari iklan
  2. menemukan pesan dalam iklan
  3. membedakan iklan komersial dan nonkomersial
  4. membedakan iklan efektif dan tidak efektif
  5. memahami ciri slogan dan poster
  6. memahmi cara membuat slogan


Tugas..!

Kerjakanlah Soal Pada Lembar Asesmen yang dibagikan oleh guru mapel dan soal-soal  meliputi materi yang sudah pernah dipelajari...! 


Jika masih ada yang belum dimengerti dari pembahasan materi diatas, siswa/i dapat menanyakan langsung kepada Guru mapel..

Trimakasih Wassalammualaikum Wr Wb.... 

Kelas 9 - Tes Formatif BAB 2 - Pertemuan 7

   A. IDENTITAS GURU :  Nama Guru : Mayang Famelia, S.Pd. Hari, Tanggal : Senin, 28 September 202 6 Fase/Kelas : Fase D / Kelas 9 Mata Pelaj...