IDENTITAS GURU :
- Nama Guru : Mayang Famelia, S.Pd.
- Hari, Tanggal : Senin, 21 September 2026
- Fase/Kelas : Fase D / Kelas 7
- Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
- Materi : Berkreasi dengan Puisi Rakyat
- Pertemuan ke : 5
Capaian Pembelajaran :
Elemen: Menulis
Peserta didik mampu menulis gagasan, pandangan, arahan, pesan, pengalaman, dan/atau imajinasi dalam berbagai tipe teks secara logis, kritis, kreatif, menarik, dan/atau indah; menulis ungkapan kepedulian dan/atau pendapat pro/kontra dalam berbagai tipe teks berbentuk teks multimodal; dan menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan untuk menulis.
Tujuan Pembelajaran Umum:
Peserta didik mampu mengekspresikan ide melalui latihan menulis puisi rakyat.
Tujuan Pembelajaran (TP) Nomor : 4&5
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
- Mengenal Struktur & Aturan Puisi Rakyat
- Mengembangkan Ide Menjadi Isi & Sampiran
- Menulis & Mengkreasikan Puisi Rakyat
Model/Metode :
- Model Pembelajaran: PjBL sederhana
- Metode Pembelajaran: Estafet Kata/Melengkapi Bait, Diskusi, dan presentasi
Media Ajar : Power Point, Buku Cetak dan Puisi Rakyat
Materi
- Apersepsi Singkat
Assalamualaikum Wr. Wb.
Alhamdulillah hari ini kita dapat bertemu kembali untuk belajar Bahasa Indonesia. Marilah kita jaga kesehatan kita, dan selalu istiqomah dalam melaksanakan Sholat lima waktu.
-Akhlak Niat Karena Allah
"Sebelum kita mulai membahas materi Bahasa Indonesia hari ini, coba bayangkan sejenak: mengapa kita menggunakan bahasa? Kita berbicara, menulis, dan membaca untuk menyampaikan isi pikiran dan perasaan kita kepada orang lain.
Dalam Islam, setiap kata yang keluar dari mulut atau tulisan kita bermula dari niat di dalam hati. Rasulullah SAW mengingatkan bahwa setiap amalan bergantung pada niatnya. Ketika kita berniat belajar Bahasa Indonesia hari ini karena Allah—supaya kita bisa berkomunikasi dengan santun, menyampaikan kebaikan, dan memahami informasi dengan benar—maka setiap menit yang kita lewati di kelas ini bernilai ibadah.
Mari kita luruskan niat belajar kita hari ini hanya karena Allah SWT.
- Materi singkat (inti pembahasan) :
A. Pengantar: Mengubah Ide Menjadi Bait Indah (Mindful)
Puisi rakyat adalah cara masyarakat tempo dulu menyampaikan pesan moral, nasihat, hingga hiburan secara santun dan berima.
Mengekspresikan ide melalui puisi rakyat artinya kamu mengambil satu perasaan, ide, atau pesanyang ingin disampaikan (misalnya: ajakan rajin belajar, rasa sayang pada orang tua, atau humor), lalu membungkusnya dengan aturan rima yang teratur.
B. Rumus Ringkas 3 Jenis Puisi Rakyat (Meaningful)
┌──────────────────┐ ┌──────────────────┐ ┌──────────────────┐
│ PANTUN │ │ GURINDAM │ │ SYAIR │
├──────────────────┤ ├──────────────────┤ ├──────────────────┤
│ • 4 Baris │ │ • 2 Baris │ │ • 4 Baris │
│ • Rima: A - B - A - B │ • Rima: A - A │ │ • Rima: A - A - A - A │
│ • Baris 1-2: Sampiran │ • Hubungan: │ │ • Semua Baris: │
│ • Baris 3-4: Isi │ │ Sebab - Akibat │ │ Isi Pesan Utuh │
└──────────────────┘ └──────────────────┘ └──────────────────┘
C. Trik Cepat Menulis Pantun: Rumus "Tangga Terbalik"
Agar menulis pantun terasa gampang dan tidak membingungkan, ikuti langkah "Tiga Langkah Mudah" berikut:
- Langkah 1 (Tulis Isi Dulu - Baris 3 & 4): Tentukan pesan utama yang ingin disampaikan.
- Langkah 2 (Cermati Bunyi Akhir): Amati suku kata terakhir di baris 3 dan 4.
- Langkah 3 (Buat Sampiran - Baris 1 & 2): Buat dua baris kalimat tentang alam, hewan, atau kegiatan sehari-hari yang memiliki bunyi akhir persis sama dengan baris 3 dan 4.
D. Galeri Contoh Berdasarkan Ide / Tema
1. Ide: Ajakan Menjaga Kebersihan Sekolah
- Pantun:Ke pasar baru membeli kain, (Bunyi akhir: -in) Kain dibungkus warna merah. (Bunyi akhir: -ah) Jangan buang sampah sembarangan, (Bunyi akhir: -an -> modifikasi rima serasi) Agar kelas bersih dan indah. (Bunyi akhir: -ah)
- Gurindam:Apabila kelas bersih dan rapi, Belajar nyaman hati pun happy.
2. Ide: Pentingnya Menghormati Orang Tua
- Pantun:Pohon mangga buahnya manis, Dipetik satu jatuh ke tanah. Jangan buat ibumu menangis, Bersikaplah sopan dan ramah.
- Gurindam:Barang siapa berbakti pada ibu, Selalu selamat jalan yang dituju.
3. Ide: Nada Jenaka / Humor (Joyful)
- Pantun:Anak ayam belajar terbang, Jatuh terduduk di atas papan. Ada kakek bergaya bujang, Rambutnya klimis lupa sisiran.
E. Latihan Mandiri: "Lengkapi Baitku" (Joyful Activity)
Cobalah berlatih mengekspresikan idemu dengan mengisi titik-titik pada puisi rakyat rumpang di bawah ini!
- Menyelesaikan Gurindam (Pesan Semangat):Jika kamu tekun berlatih, (Tulis baris ke-2 yang berima akhir sama!) …………………………………………………………………………………………
- Menyelesaikan Sampiran Pantun (Pesan Nasihat):………………………………………………………………………………………… (Baris 1)………………………………………………………………………………………… (Baris 2) Jika ingin punya banyak teman, Jaga tutur kata dan kesopanan.
KESIMPULAN MATERI: MENULIS PUISI RAKYAT
1. Pengertian Inti
Menulis puisi rakyat adalah keterampilan mengekspresikan ide, pesan moral, nasihat, atau hiburanke dalam bentuk bait puisi tradisional yang terikat oleh aturan jumlah baris, suku kata, dan rima.
2. Karakteristik Utama Bentuk Puisi Rakyat
┌──────────────────────────────────────────────────────────────────────────────────┐
│ 1. PANTUN ──► 4 Baris | Rima A-B-A-B | Baris 1–2 Sampiran & Baris 3–4 Isi │
│ 2. GURINDAM ──► 2 Baris | Rima A-A | Hubungan Sebab (Baris 1) & Akibat (Baris 2)│
│ 3. SYAIR ──► 4 Baris | Rima A-A-A-A | Semua baris berisi pesan utuh │
└──────────────────────────────────────────────────────────────────────────────────┘
3. Trik Tercepat Menulis Pantun
Gunakan teknik "Tangga Terbalik":
- Tulis bagian ISI (Baris 3 & 4) terlebih dahulu sesuai ide/pesan yang ingin disampaikan.
- Cermati bunyi rima akhir pada baris 3 dan 4.
- Buat bagian SAMPIRAN (Baris 1 & 2) berupa gambaran alam/kegiatan sehari-hari dengan rima akhir yang serasi (a-b-a-b).
4. Kunci Keberhasilan
Puisi rakyat yang baik berhasil menyeimbangkan antara ketepatan aturan struktur/rima dengan kejernihan pesan moral yang disampaikan kepada pembaca.