IDENTITAS GURU :
- Nama Guru : Mayang Famelia, S.Pd.
- Hari, Tanggal : Senin, 07 September 2026
- Fase/Kelas : Fase D / Kelas 7
- Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
- Materi : Mengenal jenis dan unsur puisi rakyat.
- Pertemuan ke : 1
C. Capaian Pembelajaran :
Elemen: Berbicara dan Mempresentasikan
Peserta didik mampu menganalisis informasi berupa gagasan, pandangan, arahan, dan/atau pesan dari berbagai tipe teks berwujud teks visual dan/atau audiovisual untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat.
Tujuan Pembelajaran Umum:
Peserta didik mengungkapkan pemahamannya terhadap puisi rakyat dengan membandingkan jenis dan unsur puisi rakyat dengan teliti
Tujuan Pembelajaran (TP) Nomor : 1
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
- Mengidentifikasi Ciri & Jenis
- Menganalisis Unsur Pembangun
- Mengungkapkan Hasil Perbandingan
F. Model/Metode :
- Model Pembelajaran: Discovery Learning
- Metode Pembelajaran: Diskusi, Penyuntingan Teks.
Materi
- Apresiasi Singkat
Assalamualaikum Wr. Wb.
Alhamdulillah hari ini kita dapat bertemu kembali untuk belajar Bahasa Indonesia. Marilah kita jaga kesehatan kita, dan selalu istiqomah dalam melaksanakan Sholat lima waktu.
-Akhlak Niat Karena Allah
"Sebelum kita mulai membahas materi Bahasa Indonesia hari ini, coba bayangkan sejenak: mengapa kita menggunakan bahasa? Kita berbicara, menulis, dan membaca untuk menyampaikan isi pikiran dan perasaan kita kepada orang lain.
Dalam Islam, setiap kata yang keluar dari mulut atau tulisan kita bermula dari niat di dalam hati. Rasulullah SAW mengingatkan bahwa setiap amalan bergantung pada niatnya. Ketika kita berniat belajar Bahasa Indonesia hari ini karena Allah—supaya kita bisa berkomunikasi dengan santun, menyampaikan kebaikan, dan memahami informasi dengan benar—maka setiap menit yang kita lewati di kelas ini bernilai ibadah.
Mari kita luruskan niat belajar kita hari ini hanya karena Allah SWT.
- Materi singkat (inti pembahasan) :
Puisi rakyat adalah karya sastra yang diwariskan secara turun-temurun, terikat aturan baku, dan bertujuan menyampaikan nilai-nilai moral serta budi pekerti. Jenis-jenis utama puisi rakyat adalah pantun, gurindam, dan syair. Unsur-unsurnya meliputi jumlah larik/baris, jumlah larik/baris per bait, rima, suku kata, larik, sampiran, isi, majas, serta pesan atau tema yang disampaikan.
Jenis-jenis Puisi Rakyat
Berikut adalah beberapa jenis puisi rakyat yang umum dijumpai:
- Pantun : Terdiri dari empat baris, dengan dua baris sampiran dan dua baris isi. Pola rima biasanya a-b-a-b.
- Gurindam : Setiap bait terdiri dari dua baris. Larik pertama adalah syarat, dan larik kedua adalah jawaban, membentuk hubungan sebab akibat dengan rima senada.
- Syair : Puisi yang biasanya panjang, bersajak, dan terdiri dari bait-bait. Setiap baris dalam syair umumnya adalah isi.
- Mantra : Puisi yang memiliki kekuatan magis dan sering diucapkan untuk tujuan tertentu.
Unsur-unsur Puisi Rakyat
Unsur-unsur ini membantu memahami struktur dan makna puisi rakyat:
- Jumlah Larik/Baris: Setiap puisi rakyat memiliki jumlah baris yang ditentukan (misalnya, empat baris pada pantun, dua baris pada gurindam).
- Jumlah Larik/Baris per Bait: Aturan mengenai berapa banyak baris dalam satu bait (satu unit) puisi.
- Rima: Persamaan bunyi pada akhir setiap baris.
- Suku Kata: Jumlah suku kata dalam setiap baris.
- Larik: Sebuah baris atau barisan kata dalam puisi.
- Sampiran: Baris-baris awal pada pantun yang berfungsi sebagai pengantar atau pembayang.
- Isi: Bagian dari pantun yang mengandung makna atau pesan utama.
- Majas/Gaya Bahasa: Penggunaan gaya bahasa tertentu untuk membuat puisi lebih indah dan menarik.
- Pesan/Tema: Nilai moral, agama, atau budi pekerti yang ingin disampaikan oleh penulis puisi.
- Anonim: Seringkali nama pengarang puisi rakyat tidak diketahui karena diwariskan secara turun-temurun
Mari Berlatih dan Mengerjakan tugas hari ini :
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia Kelas / Semester: VII / Ganjil Materi: Membandingkan Jenis dan Unsur Puisi Rakyat
Nama : ...........................................................
PETUNJUK KERJA
- Bacalah ketiga teks puisi rakyat di bawah ini dengan cermat!
- Tuliskan soal dan Jawablah pertanyaan analisis untuk menarik kesimpulan.
- Kerjakan di kertas lembar atau buku tulis.
- Untuk tugas membuat pantun dapat dijawab dikolom komentar.
TEKS PUISI RAKYAT
TEKS 1
Buah cempedak di luar pagar,
ambil galah tolong jolokkan.
Saya budak baru belajar,
kalau salah tolong tunjukkan.
TEKS 2
Barang siapa meninggalkan sembahyang,
seperti rumah tiada bertiang.
TEKS 3
Dengarlah wahai anakanda muda,
rajinlah belajar sepanjang masa,
ilmu itu harta yang berguna,
penuntun hidup agar bahagia.
A. TABEL KOMPARASI UNSUR PUISI RAKYAT
Lengkapilah tabel berikut berdasarkan ketiga teks di atas!
Unsur Pembangun | Teks 1 | Teks 2 | Teks 3 |
Jumlah Baris (Larik) per Bait | ..... Baris | ..... Baris | ..... Baris |
Pola Rima Akhir (misal: a-b-a-b / a-a / a-a-a-a) | .................. | .................. | .................. |
Jumlah Suku Kata Baris Pertama | ..... Suku kata | ..... Suku kata | ..... Suku kata |
Pembagian Struktur (Sampiran & Isi / Sebab-Akibat / Semua Isi) | .................. | .................. | .................. |
Pesan / Nilai Moral Utama | .................. | .................. | .................. |
Jenis Puisi Rakyat (Pantun / Gurindam / Syair) | .................. | .................. | .................. |
B. Pilihan Ganda
- Cermati bait puisi rakyat berikut!Jika anak memelihara lidah, niscaya dapat daripadanya faedah.
Berdasarkan jumlah baris, pola rima (a-a), dan keterikatan hubungan sebab-akibat antarbarisnya, puisi rakyat di atas tergolong dalam jenis…
A. Pantun
B. Syair
C. Gurindam
D. Karmina
- Perbedaan yang paling mendasar antara pantun dan syair terletak pada…
A. Jumlah suku kata pada tiap barisnya.
B. Pantun memiliki sampiran pada dua baris awal, sedangkan syair semua barisnya adalah isi.
C. Pantun selalu terdiri dari dua baris, sedangkan syair terdiri dari empat baris.
D. Syair memiliki rima berosilasi (a-b-a-b), sedangkan pantun memiliki rima sama (a-a-a-a).
C. PERTANYAAN ANALISIS (PERTANYAAN PENALARAN)
- Membandingkan Struktur: Mengapa Teks 1 disebut pantun, sedangkan Teks 3 disebut syair, padahal keduanya sama-sama memiliki 4 baris dalam satu bait? Jelaskan perbedaan unsur di dalam baris-barisnya! Jawaban:................................................................................................................................................................. ..................................................................................................................................................................................
- Membandingkan Hubungan Antarbaris: Perhatikan Teks 2. Bagaimana hubungan antara baris pertama dan baris kedua? Mengapa teks tersebut tergolong ke dalam gurindam? Jawaban:................................................................................................................................................................. ..................................................................................................................................................................................
D. Isian
Berdasarkan analisis yang telah kalian lakukan, perbedaan utama antara Pantun, Gurindam, dan Syairterletak pada:
- Pantun: Terdiri dari 4 baris, rima a-b-a-b, baris 1–2 adalah ............................, dan baris 3–4 adalah ............................
- Gurindam: Terdiri dari 2 baris, rima a-a, berstruktur ............................ (baris 1 = syarat/sebab, baris 2 = jawaban/akibat).
- Syair: Terdiri dari 4 baris, rima a-a-a-a, dan seluruh barisnya merupakan ............................
- Buatkan 2 macam jenis pantun dengan tema (pantun jenaka, dan pantun nasihat)
- Buatkan satu pantun dengan tema agama/pendidikan dikolom komentar blogger.
- KESIMPULAN MATERI: PUISI RAKYAT
- Pengertian & Karakteristik: Puisi rakyat adalah karya sastra lama berdampak moral yang diwariskan secara turun-temurun, terikat aturan baku (baris, rima, suku kata), dan umumnya bersifat anonim (nama pengarang tidak diketahui).
- Jenis-Jenis Utama & Perbedaan Strukturalnya:
- Pantun: 4 baris per bait, rima a-b-a-b, baris 1–2 adalah sampiran, baris 3–4 adalah isi.
- Gurindam: 2 baris per bait, rima a-a, berstruktur sebab-akibat (baris 1 = syarat/sebab, baris 2 = jawaban/akibat).
- Syair: 4 baris per bait (atau lebih panjang), rima a-a-a-a, dan semua barisnya adalah isi.
- Mantra: Puisi rakyat yang dipercaya memiliki kekuatan magis untuk tujuan tertentu.
- Unsur-Unsur Pembangun: Dipengaruhi oleh unsur fisik (jumlah larik, jumlah bait, suku kata, rima, sampiran, isi, dan majas) serta unsur batin (pesan/tema moral, agama, dan budi pekerti).
Assalamu'alaikum...
BalasHapusOziel hadir dan sudah mengumpulkan tugas 🙏
Kain ditenun dari benang
BalasHapusTuntutlah ilmu agar masa depan tenang
Ini tugas pantunnya miss
Naim
membeli kain berwarna merah,
BalasHapusuntuk dipakai pergi ibadah
sejak kecil rajin sekolah,
kelak dewasa hidupnya indah.
- amelia agustina azzahra
menuntut ilmu jangan ditunda
BalasHapusilmu adalah cahaya dunia
sholat lima waktu jangan lupa
agar hidup berkah dunia dan akhirat
by Arya ganteng😎
Pergi ke masjid membawa sajadah,
BalasHapusDi jalan berhenti membeli tomat.
Rajin membaca Kitabullah,
Hidup selamat dunia akhirat.
Oziel Razqa Azriyan
pergi ke sekolah membawa buku,
BalasHapussinggah sebentar membeli pena.
rajin belajar dan tekun membaca ilmu,
agar tercapai cita-cita
—khaliesya tirtha janj :3
Jalan jalan ke tepi kota
BalasHapusJangan lupa membeli duku
Jika hidup ingin bahagia
Jangan lupa sholat 5 waktu