Kamis, 16 April 2026

Kelas 8 - Bab 5 - Mengenali Majas(gaya bahasa) dan repetisi(pengulangan) dalam Puisi - Pertemuan 8

 Assalamualaikum Wr. Wb. Semangat Pagi Siswa-siswi Sekalian.... 

Nama Guru : Mayang Famelia, S.Pd

Mapel Diampu : Bahasa Indonesia

Hari, Tanggal : Kamis, 16 April 2026

Kelas : 8

Materi :  Mengenali Majas(gaya bahasa) dan repetisi(pengulamgan) dalam Puisi

Pertemuan : 8

Elemen Capaian Pembelajaran : Membaca dan Memirsa



Tujuan Pembelajaran : 

Peserta didik dapat menjelaskan majas metafora, simile, dan repetisi dalam puisi, serta menjelaskan maknanya.


Materi Pembelajaran (inti pembahasan) : 


A. Pengertian 

Majas adalah gaya bahasa berupa kiasan, ibarat, dan perumpamaan yang bertujuan untuk memperindah makna serta pesan dalam sebuah kalimat. Secara umum, majas merupakan gaya bahasa atau cara pemilihan bahasa yang dipakai oleh penulis untuk menyampaikan kesan dengan makna konotatif dan kias.

Selain itu, majas juga dibutuhkan untuk mengarahkan emosi pembaca ke arah tertentu sesuai konteks tulisan. Sebagaimana dijelaskan dalam buku Seni Mengenal Puisi yang ditulis oleh Agnes Pitaloka dan Amelia Sundari, penggunaan majas dinilai mampu membuat suatu karya tulis menjadi lebih variatif dan menarik untuk dibaca. Biasanya, majas dimuat dalam novel, cerpen, dan karya sastra lainnya.


Salah satu jenis majas adalah repetisi. Majas repetisi adalah salah satu gaya bahasa yang kerap digunakan dalam karya tulis. Majas yang identik dengan pengulangan kata atau frasa ini termasuk dalam bagian majas penegasan. Tujuan gaya bahasa ini berkaitan dengan penekanan atau penegasan.

Untuk pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai majas repetisi yang hal ini meliputi pengertian, contoh dalam kalimat, dan contoh dalam puisi. Nah, agar lebih dalam memahaminya, simak ulasannya di bawah ini.



Majas dan repetisi dalam puisi berfungsi memperindah, menghidupkan imajinasi, dan menegaskan makna melalui gaya bahasa kiasan serta pengulangan kata. Majas umum meliputi metafora, personifikasi, hiperbola, dan simile, sementara repetisi digunakan untuk memperkuat ritme dan emosi. Mengidentifikasinya melibatkan analisis kata kunci, gaya perbandingan, dan pola pengulangan. 


Berikut adalah panduan mendalam untuk mengidentifikasi dan memahami majas serta repetisi dalam puisi:


1. Majas (Gaya Bahasa) dalam Puisi

Majas adalah kiasan untuk menghidupkan kalimat. Jenis yang umum dalam puisi: 

  • Majas Personifikasi: Mengibaratkan benda mati seolah-olah memiliki sifat atau bertingkah laku seperti manusia.
    • Contoh: "Ombak berkejar-kejaran di tepi pantai".
  • Majas Metafora: Gaya bahasa yang membandingkan dua hal secara langsung tanpa kata hubung, sering menggunakan analogi.
    • Contoh: "Dia adalah bunga desa yang dipuja".
  • Majas Hiperbola: Ungkapan yang melebih-lebihkan sesuatu untuk menekankan kesan, seringkali terdengar tidak masuk akal.
    • Contoh: "Suaranya menggelegar membelah angkasa".
  • Majas Simile (Perumpamaan):Membandingkan dua hal yang berbeda secara eksplisit menggunakan kata hubung seperti bak, bagai, seperti, layaknya.
    • Contoh: "Wajahnya bagaikan rembulan".
  • Majas Alegori: Penggambaran utuh yang mengandung kiasan, sering digunakan untuk menyampaikan pesan moral atau filosofi.

2. Majas Repetisi (Pengulangan)

Repetisi adalah gaya bahasa penegasan yang mengulang kata, frasa, atau klausa untuk menekankan makna dan menciptakan irama. 


  • Anafora: Pengulangan kata pertama pada setiap baris/kalimat. Contoh: Cinta itu sabar. Cinta itu murah hati. Cinta itu tidak memegahkan diri.
  • Epifora: Pengulangan kata pada akhir baris/kalimat. Contoh: Ia merindukan ibunya. Aku pun merindukan ibunya.
  • Epizeukis: Pengulangan kata secara langsung berturut-turut (misal: "Cinta, cinta, cinta").Contoh:Waspadalahwaspadalahwaspadalah!
  • Anadiplosis: Kata terakhir baris sebelumnya menjadi kata pertama baris berikutnya.Contoh: Dalam hidup ini butuh cintaCintamembuat kita bahagia.


3. Cara Mengidentifikasi dalam Puisi

  1. Baca dengan Seksama: Rasakan ritme dan kata-kata yang menonjol.
  2. Cari Kata yang Diulang: Temukan pola pengulangan (repetisi).
  3. Tandai Kata Kiasan: Identifikasi kata yang maknanya bukan makna sebenarnya (metafora/personifikasi).
  4. Analisis Efek: Tanyakan mengapa penyair menggunakan kata tersebut (apakah untuk menegaskan kesedihan, keindahan, atau kemarahan?). 

_________

Assasmen : 

  1. setiap siswa dibagi dalam kelompok masing-masing beranggotakan 3-4siswa
  2. Masing-masing kelompok mengerjakan LKPD yang diberikan guru . Berikut ini LKPD-nya . 
  3. Setelah selesai masing-masing kelompok memperesentasikan hasil diskusinya. 


LKPD: 





 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kelas 8 - Bab 5 - Mengenali Majas(gaya bahasa) dan repetisi(pengulangan) dalam Puisi - Pertemuan 8

  Assalamualaikum Wr. Wb. Semangat Pagi Siswa-siswi Sekalian....  Nama Guru : Mayang Famelia, S.Pd Mapel Diampu : Bahasa Indonesia Hari, Tan...