IDENTITAS GURU :
- Nama Guru : Mayang Famelia, S.Pd.
- Hari, Tanggal : Senin, 14 September 2026
- Fase/Kelas : Fase D / Kelas 7
- Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
- Materi : Identifikasi isi dan unsur puisi rakyat
- Pertemuan ke : 3
Capaian Pembelajaran :
Elemen: Membaca dan Memirsa
Peserta didik mampu menganalisis informasi berupa gagasan, pandangan, arahan, dan/atau pesan dari berbagai tipe teks berwujud teks visual dan/atau audiovisual untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat.
Tujuan Pembelajaran Umum:
Peserta didik dapat mengingat dan menyimpulkan informasi dari teks lisan yang disimaknya dengan menjawab pertanyaan tentang "Tembang Kinanthi" yang diperdengarkan kepadanya.
Tujuan Pembelajaran (TP) Nomor : 2.3
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
- Mengingat Informasi Pokok (Teks Lisan)
- Menjawab Pertanyaan Pemahaman
- Menyimpulkan Isi Tembang Lisan
Model/Metode :
- Model Pembelajaran: Discovery Learning
- Metode Pembelajaran: Diskusi, Pahamanan Teks.
Media Ajar : PPT, Teks Puisi Rakyat.
Materi
- Apresiasi Singkat
Assalamualaikum Wr. Wb.
Alhamdulillah hari ini kita dapat bertemu kembali untuk belajar Bahasa Indonesia. Marilah kita jaga kesehatan kita, dan selalu istiqomah dalam melaksanakan Sholat lima waktu.
-Akhlak Niat Karena Allah
"Sebelum kita mulai membahas materi Bahasa Indonesia hari ini, coba bayangkan sejenak: mengapa kita menggunakan bahasa? Kita berbicara, menulis, dan membaca untuk menyampaikan isi pikiran dan perasaan kita kepada orang lain.
Dalam Islam, setiap kata yang keluar dari mulut atau tulisan kita bermula dari niat di dalam hati. Rasulullah SAW mengingatkan bahwa setiap amalan bergantung pada niatnya. Ketika kita berniat belajar Bahasa Indonesia hari ini karena Allah—supaya kita bisa berkomunikasi dengan santun, menyampaikan kebaikan, dan memahami informasi dengan benar—maka setiap menit yang kita lewati di kelas ini bernilai ibadah.
Mari kita luruskan niat belajar kita hari ini hanya karena Allah SWT.
- Materi singkat (inti pembahasan) :
Puisi rakyat adalah puisi yang berkembang pada masa masyarakat tradisional secara lisan, memiliki aturan-aturan yang mengikat, dan mengandung nasihat atau pesan yang baik bagi kehidupan.
Ciri-Ciri Puisi Rakyat
- Sastra lisan
- Anonim
- Terikat aturan
Untuk mengidentifikasi isi dan unsur puisi rakyat, fokus pada ciri-ciri formalnya seperti jumlah baris dan bait, rima, serta jumlah suku kata per baris. Kemudian, perhatikan isi atau pesan yang disampaikan, yang sering kali berupa nasihat, ajaran moral, atau budi pekerti. Unsur kebahasaannya meliputi diksi, majas, kalimat saran, dan
- Unsur-Unsur Puisi Rakyat
A. Bentuk Fisik:
- Jumlah baris dan bait: Puisi rakyat terikat oleh aturan jumlah baris per bait, seperti pantun (4 baris) atau gurindam (2 baris).
- Rima: Perhatikan persamaan bunyi pada akhir setiap baris (larik), misalnya pola a-b-a-b pada pantun atau a-a pada gurindam.
- Jumlah suku kata: Setiap baris biasanya memiliki jumlah suku kata tertentu.
- Struktur: Identifikasi bagian yang merupakan sampiran dan bagian yang merupakan isi, seperti pada pantun.
B. Isi (Pesan):
- Tema: Tema utama dari puisi rakyat, misalnya nasihat, ajaran moral, budi pekerti, atau ajaran agama.
- Amanat: Pesan atau pelajaran yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca atau pendengar.
Cara Mengidentifikasi
- Perhatikan Struktur:
Mulailah dengan menghitung jumlah baris dan bait, lalu perhatikan pola rima dan jumlah suku kata. - Identifikasi Pesan:
Baca dengan saksama baris-baris isi untuk menemukan pesan moral, nasihat, atau nilai-nilai kehidupan yang terkandung di dalamnya. - Analisis Kebahasaan:
Periksa penggunaan gaya bahasa, pilihan kata, serta kalimat-kalimat yang bersifat perintah, saran, atau ajakan. - Tentukan Jenis Puisi:
Berdasarkan ciri-ciri di atas, tentukan jenis puisi rakyatnya (misalnya, pantun, syair, atau gurindam) karena setiap jenis memiliki ciri khas strukturnya send
Mari Berlatih :
Tugas 1
Mengidentifikasi Isi dan Unsur Puisi Rakyat Analisislah unsur dan isi puisi rakyat berikut!
Teks Pantun
1. Kalau puan, puan cerana
Ambil gelas di dalam peti
Kalau tuan bijaksana
Binatang apa tanduk di kaki?
2. Limau purut di tepi rawa
Buah di lanting belum masak
Sakit perut sebab tertawa
Melihat kucing duduk berbedak
Teks Syair
3. Inilah gerangan suatu masalah Mengarangkan syair terlalu indah
Membetuli jalan tempat berpindah
Di sanalah iktikat diperbetuli sudah
4. Wahai muda kenali dirimu
Ialah perahu tamsil dirimu
Tiadalah berapa lama hidupmu
Ke akhirat jua kekal diammu
Teks Gurindam
5. Apabila terpelihara mata
Sedikitlah cita-cita
6. Apabila terpelihara kuping
Kabar yang jahat tiadalah damping
7. Apabila terpelihara lidah
Niscaya dapat daripadanya faedah
8. Hendaklah pelihara kaki
Daripada berjalan yang membawa rugi
Tabel Analisis Puisi Rakyat
Jumlah Bait | Jumlah baris dalam setiap bait | Jumlah suku kata tiap baris | Pola rimas | Jenis puisi | Pesan dalam puisi | |
Puisi 1 | ||||||
Puisi 2 | ||||||
Puisi 3 | ||||||
Puisi 4 | ||||||
Puisi 5 | ||||||
Puisi 6 | ||||||
Puisi 7 | ||||||
Puisi 8 |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar