Assalamualaikum Wr. Wb. Semangat Pagi Siswa-siswi Sekalian....
Saatnya kita masuki pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 8 hari ini Rabu 12 November 2025, Pada Pembelajaran hari ini kita akan melanjutkan materi pertemuan sebelumnya yaitu "Kalimat Perbandingan dan Analogi dalam Artikel Ilmiah Populer"
Silahkan dibaca dan dipahami materinya.
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas : 8
Materi : Kalimat Perbandingan dan Analogi dalam Artikel Ilmiah Populer
Pertemuan Ke : 9
Jam ke : 7-9
Metode : Diskusi Kelompok dan tanya jawab
Profil Pelajar Pancasila : Mandiri, Bernalar Kritis, Kreatif
Media/Alat peraga : Teks Artikel Ilmiah Populer , PPT Materi Ajar
Bab III : Menulis Artikel Ilmiah Populer
Elemen : Membaca dan Memirsa
Capaian Pembelajaran (CP) : Peserta didik mampu memahami informasi berupa gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau
pesan dari teks visual dan audiovisual untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat. Peserta didik mampu menginterpretasikan informasi untuk mengungkapkan kepedulian dan/atau pendapat pro/kontra dari teks visual dan audiovisual. Peserta didik mampu menggunakan sumber informasi lain untuk menilai akurasi (ketepatan) dan kualitas data serta membandingkan informasi pada teks; mengeksplorasi dan mengevaluasi berbagai topik aktual yang dibaca dan dipirsa.
Tujuan Pembelajaran :
- Peserta didik mampu memahami dan menganalisis Kaidah Kebahasaan kalimat perbandingan dan analogi di dalam sebuah Artikel Ilmiah Populer
- Peserta didik mampu mengetahui jenis-jenis kalimat perbandingan
Simaklah materi berikut ini :
A. Kalimat perbandingan dan Analogi
Perbandingan dalam artikel ilmiah populer berfungsi untuk membandingkan dua hal guna menjelaskan persamaan atau perbedaan agar topik lebih mudah dipahami pembaca umum.
Terdapat dua jenis utama: perbandingan langsung yang menggunakan kata seperti daripada, dibandingkan, atau seperti, dan analogi yang membandingkan dua hal yang berbeda dengan kiasan untuk memudahkan pemahaman konsep kompleks (menggunakan kata seperti bagai, laksana, atau umpama).
B. Jenis-jenis perbandingan
- Perbandingan langsung: Menjelaskan persamaan atau perbedaan antara dua objek, keadaan, atau konsep yang memiliki kesamaan bentuk atau sifat secara langsung.
- Kata kunci: daripada, dibandingkan, seperti, selaras, sementara, lebih dari, lebih buruk dari, sedangkan, berbeda dengan,
- Contoh: "Instagram cenderung digunakan untuk mengunggah foto, sedangkan Youtube untuk memublikasikan video.".
- Contoh: "Kelasku jauh lebih bersih daripada kelasnya.".
- Analogi: Membandingkan dua hal yang berbeda dengan kiasan untuk membantu pembaca memahami konsep yang kompleks atau sulit.
- Kata kunci: bagai, laksana, bak, umpama, seumpama, Seperti.
- Contoh: "Buku adalah makanan bagi pikiran, sama seperti makanan adalah bahan bakar bagi tubuh.".
- Contoh: "Meminta anak untuk lepas gawai itu bagai meminta hujan di musim kemarau.".
- Contoh : "Pola tidur orang dewasa seperti jam dinding yang berputar tetap".
- Contoh : "Tubuh remaja seperti mesin yang baru dihidupkan".
C. Fungsi perbandingan
- Menjelaskan konsep: Membuat ide-ide ilmiah yang rumit menjadi lebih mudah dicerna oleh pembaca awam.
- Memberikan gambaran visual: Membantu pembaca membayangkan atau memvisualisasikan suatu hal, keadaan, atau benda dengan lebih baik.
- Menyoroti perbedaan atau persamaan:Menunjukkan perbedaan atau kesamaan secara jelas antara dua hal yang dibahas, seperti perbandingan antara kondisi sebelum dan sesudah perbaikan.
Mari berlatih dan berdiskusi :
Cermatilah Teks Artikel Ilmiah Populer dibawah ini. Kemudian kalian temukan kalimat perbandingan dan analogi. Tuliskan didalam kolom.
Artikel Ilmiah Populer: Perbedaan Pola Tidur Remaja dan Dewasa
(1) Tidur merupakan kebutuhan dasar manusia, namun pola tidur remaja dan orang dewasa sangat berbeda. Remaja cenderung tidur lebih larut dibandingkan orang dewasa yang lebih cepat beristirahat. Seperti bunga yang baru mekar di pagi hari, tubuh remaja sedang berada pada masa pertumbuhan aktif. Jika dibandingkan dengan mesin yang baru dihidupkan, tubuh remaja membutuhkan waktu lebih lama untuk menyesuaikan ritme biologisnya.
(2) Orang dewasa, sebaliknya, memiliki pola tidur yang lebih stabil. Mereka tidur dan bangun pada waktu yang hampir sama setiap hari, berbeda dengan remaja yang sering berubah-ubah jam tidurnya. Pola tidur orang dewasa bisa diibaratkan seperti jam dinding yang berputar dengan ritme tetap. Sedangkan pola tidur remaja lebih mirip seperti ombak laut yang naik turun tanpa pola pasti.
(3) Dari segi kebutuhan waktu tidur, remaja membutuhkan lebih banyak waktu istirahat dibandingkan orang dewasa. Jika remaja memerlukan sekitar delapan hingga sembilan jam tidur, orang dewasa cukup dengan enam hingga tujuh jam saja. Perbandingan ini menunjukkan bahwa tubuh remaja seperti baterai baru yang masih perlu diisi penuh, sedangkan tubuh orang dewasa seperti baterai lama yang cukup diisi sebagian untuk berfungsi normal.
(4) Kualitas tidur remaja juga berbeda dengan orang dewasa. Remaja sering mengalami gangguan tidur akibat stres sekolah atau penggunaan gawai berlebihan, sedangkan orang dewasa lebih sering terganggu oleh beban pekerjaan. Seperti kaca bening yang mudah buram, tidur remaja mudah terganggu oleh hal kecil. Sebaliknya, tidur orang dewasa seperti kaca tebal yang lebih tahan terhadap gangguan ringan.
(5) Dalam hal dampak kurang tidur, remaja lebih cepat menunjukkan penurunan konsentrasi dibandingkan orang dewasa. Kurang tidur pada remaja dapat diibaratkan seperti komputer yang kehabisan daya, sedangkan pada orang dewasa seperti komputer yang berjalan lebih lambat. Perbandingan ini menunjukkan bahwa efek kurang tidur lebih signifikan pada usia muda.
(6) Secara keseluruhan, pola tidur remaja dan orang dewasa memiliki perbedaan yang jelas baik dari segi durasi, kualitas, maupun dampaknya. Seperti dua jalan yang menuju arah berbeda, keduanya memiliki tujuan yang sama yaitu menjaga kesehatan tubuh. Tidur yang cukup bagi remaja sama pentingnya dengan bahan bakar bagi kendaraan, sedangkan bagi orang dewasa tidur adalah perawatan rutin agar mesin tubuh tetap berfungsi baik.
Jawaban:
- Kalimat perbandingan (10):
- Pola tidur remaja dan orang dewasa sangat berbeda.
- Remaja cenderung tidur lebih larut dibandingkan orang dewasa.
- Orang dewasa memiliki pola tidur yang lebih stabil dibandingkan remaja.
- Pola tidur orang dewasa seperti jam dinding yang berputar tetap, berbeda dengan remaja yang tidak teratur.
- Remaja membutuhkan lebih banyak waktu tidur dibandingkan orang dewasa.
- Kualitas tidur remaja berbeda dengan orang dewasa.
- Dampak kurang tidur lebih besar pada remaja dibandingkan orang dewasa.
- Tidur remaja mudah terganggu, sedangkan tidur orang dewasa lebih tahan gangguan.
- Kurang tidur pada remaja lebih cepat menurunkan konsentrasi dibandingkan orang dewasa.
- Pola tidur keduanya berbeda dari segi durasi, kualitas, dan dampak.
- Kalimat analogi (8):
- Tubuh remaja seperti bunga yang baru mekar.
- Tubuh remaja seperti mesin yang baru dihidupkan.
- Pola tidur orang dewasa seperti jam dinding yang berputar tetap.
- Pola tidur remaja seperti ombak laut yang naik turun.
- Tubuh remaja seperti baterai baru yang perlu diisi penuh.
- Tidur remaja seperti kaca bening yang mudah buram.
- Kurang tidur pada remaja seperti komputer yang kehabisan daya.
- Tidur bagi orang dewasa seperti perawatan mesin agar tetap berfungsi baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar