Assalamualaikum Wr. Wb. Semangat Pagi Siswa-siswi Sekalian....
Saatnya kita masuki pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 8 hari ini Rabu 06 Agustus 2025, Pada Pembelajaran hari ini kita akan melanjutkan materi sebelumnya yaitu " Unsur Kebahasaan Teks LHO
Silahkan dibaca dan dipahami materinya.
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas : 8
Materi : Unsur Kebahasaan Teks LHO
Pertemuan Ke : 7
Jam ke : 7-9
Metode : Diskusi Kelompok dan tanya jawab
Profil Pelajar Pancasila : Mandiri, Bernalar Kritis, Kreatif
Media/Alat peraga : Teks Laporan Hasil Observasi
Bab I : Menulis Teks Laporan Hasil Observasi
Elemen : Membaca dan Memirsa
Capaian Pembelajaran (CP) :
Peserta didik mampu memahami informasi berupa gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan dari teks visual dan audiovisual untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat. Peserta didik mampu menginterpretasikan informasi untuk mengungkapkan
kepedulian dan/atau pendapat pro/kontra dari teks visual dan audiovisual. Peserta didik mampu menggunakan sumber informasi lain untuk menilai akurasi (ketepatan) dan kualitas data serta membandingkan informasi pada teks; mengeksplorasi dan mengevaluasi berbagai topik aktual yang dibaca dan dipirsa.
Tujuan Pembelajaran :
1. Peserta didik memahami serta mengamati unsur kebahasaan yang ada dalam teks laporan hasil observasi
Simaklah materi berikut ini :
Kaidah Kebahasaan Teks Laporan Hasil Observasi
1. Menggunakan Kalimat Definisi
Pada teks laporan hasil observasi, kita sering menggunakan kalimat definisi. Biasanya, ditandai dengan kata adalah pada pernyataan umum yang menyatakan pengertian atau definisi dari aspek yang akan dibahas.
Contoh: Kemangi atau disebut basil adalah dedaunan kecil yang memiliki aroma khas dan lembut dengan sentuhan aroma limau …
2. Menggunakan Konjungsi (Kata Hubung)
Kemudian, kita juga menggunakan konjungsi atau kata hubung, teman-teman. Konjungsi yang digunakan ini adalah kata hubung antarkata, seperti dan, atau, yang, untuk, dengan, dan sebagainya.
Contoh: Kemangi atau disebut basil adalah dedaunan kecil yang memiliki aroma khas dan lembut dengan sentuhan aroma limau …
3. Menggunakan Kalimat Simpleks dan Kalimat Kompleks
Kalimat simpleks adalah kalimat yang menggunakan satu verba dan menyatakan aksi(peristiwa atau keadaan) atau biasanya disebut kalimat tunggal.
Contoh: Setelah dingin, kembali peras-perasdaun kemangi.
Kalimat kompleks adalah kalimat yang terdiri dari dua struktur atau lebih dengan dua verba.
Contoh: Kemangi dapat disulap menjadi toner yang bisa digunakan sebelum tidur setelah wajah dicucibersih.
4. Menggunakan Sinonim dan Antonim
Selain itu, pada teks laporan hasil observasi juga menggunakan sinonim atau antonim.
Contoh antonim: Kemangi dapat disulap menjadi toner yang bisa digunakan sebelum tidur setelah wajah dicuci bersih.
Contoh sinonim: Kemangi berguna sebagai salah satu daun yang sangat berpengaruh pada kesehatan, seperti vitamin A, B, dan C yang memberikan manfaat bagi tubuh.
5. Menggunakan Data
Data yang ada umumnya berupa angka pastiuntuk menunjukkan ukuran suatu bahan yang digunakan.
Contoh: Bahan yang digunakan adalah 100 gr daun kemangi dan 200 ml air panas.
Mari berlatih!
Kondisi Hutan Mangrove di Desa Teluk Naga
Hutan mangrove adalah ekosistem unik yang terletak di pesisir tropis dan subtropis, tepatnya di antara daratan bertemu dengan laut. Hutan ini dikenal dengan keanekaragaman spesies tumbuhan dan hewan yang hidup di dalamnya, serta fungsinya untuk melindungi garis pantai dari erosi. Desa Teluk Naga memiliki hutan mangrove yang penting bagi komunitas local secara ekologis dan ekonomi.
Hutan mangrove di Desa Teluk Naga mencakup area seluas 15 hektar. Tumbuhan mangrove di hutan ini tumbuh subur dengan kondisi tanah berlumpur dan salinitas yang bervariasi. Tanaman tampak sehat dan tidak ada tanda-tanda kerusakan parah. Hutan mangrove dilapisi oleh lapisan lumpur yang tebal, dengan beberapa area terkena pengaruh pasang surut air laut. Terdapat beberapa jalur akses untuk kegiatan peneliti dan pengunjung.
Masyarakat setempat memanfaatkan hutan mangrove untuk mencari hasil laut, seperti kepiting dan udang. Hutan mangrove di Desa Teluk Naga juga menjadi objek wisata alam. Beberapa jalur telah disiapkan untuk wisatawan, dan ada pusat informasi yang memberikan edukasi tentang ekosistem mangrove. Penelitian dan kegiatan konservasi juga melibatkan masyarakat.
Namun, ada beberapa tantangan terkait kebersihan dan pengelolaan, terutama mengenai sampah plastik yang masuk ke area hutan. Beberapa upaya diperlukan untuk meningkatkan pengelolaan sampah dan memastikan keberlanjutan ekosistem mangrove. Misalnya seperti memperkuat program konservasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya hutan mangrove, serta mengajak masyarakat dalam kegiatan konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan sumber daya hutan mangrove. Dengan pengelolaan yang baik dan upaya konservasi yang berkelanjutan, hutan mangrove ini dapat terus memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat setempat
Pertanyaan : Carilah atau tentukan unsur kebahasaan yang terdapt dalam teks diatas!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar