Assalamualaikum Wr. Wb. Semangat Pagi Siswa-siswi Sekalian....
Saatnya kita masuki pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 9 hari ini Kamis 16 Oktober 2025, Pada Pembelajaran hari ini kita akan memasuki BAB 3 : Struktur Teks Rekon Faktual
Silahkan dibaca dan dipahami materinya.
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas : 9
Materi : Struktur Teks Rekon Faktual
Pertemuan Ke : 2
Jam ke : 5-7
Metode : Analisis Teks dan Diskusi Kelompok
Profil Pelajar Pancasila : Mandiri, Bernalar Kritis, Kreatif
Media/Alat peraga : PPT, LKPD media teks rekon dan buku cetak
Bab 3 : Komunikasi Ujung Jari
Elemen : Membaca dan Memirsa
Capaian Pembelajaran (CP) : Kemampuan peserta didik untuk memahami, menafsirkan, dan mengevaluasi informasi dari berbagai sumber tulis, cetak, visual, dan audiovisual. Proses ini mencakup pemahaman makna tersurat dan tersirat, analisis struktur teks, serta penilaian terhadap kualitas dan akurasi informasi.
Tujuan Pembelajaran :
Peserta didik mampu mengetahui serta mengidentifikasi struktur teks rekon faktual
Kriteria Ketercapaian (Indikator) : Menganalisis informasi historis dari teks rekon tentang perkembangan teknologi.
Simaklah materi berikut ini :
A. Pengertian Teks Rekon
Sebelum ke pembahasan lebih lanjut, yuk ketahui dulu apa itu teks rekon! Teks rekon adalah teks yang menceritakan ulang peristiwa, pengalaman, atau kejadian yang sudah terjadi sebelumnya.
B. Struktur Teks Rekon
Struktur Teks Rekon sebagai berikut :
- Judul: Kata atau frasa yang mewakili isi keseluruhan teks.
- Orientasi: Pengantar yang memberikan gambaran umum tentang peristiwa, seperti siapa, kapan, dan di mana kejadian terjadi.
- Urutan Peristiwa: Bagian inti yang menceritakan kejadian secara kronologis dari awal hingga akhir.
- Reorientasi: Bagian penutup yang bersifat opsional. Berisi kesimpulan, komentar pribadi, atau refleksi penulis terhadap peristiwa yang diceritakan
Contoh Teks rekon
Evolusi Televisi dari Masa ke Masa
Televisi merupakan salah satu penemuan teknologi yang mampu mengubah cara manusia memperoleh informasi dan hiburan. Sejak pertama kali diperkenalkan, televisi terus mengalami perkembangan, baik dari segi bentuk, teknologi, maupun fungsi. Perjalanan panjang televisi menunjukkan bagaimana kebutuhan masyarakat terhadap media informasi selalu meningkat dari masa ke masa.
Pada awal abad ke-20, tepatnya tahun 1920-an, televisi pertama kali diperkenalkan di dunia. Saat itu, siaran televisi masih berupa gambar hitam putih dengan kualitas rendah. Pada masa itu, televisi hanya dapat dinikmati oleh kalangan terbatas dan digunakan lebih banyak untuk kepentingan penelitian serta percobaan.
kemasuki tahun 1950-an, televisi mulai berkembang pesat dan menjadi media hiburan rumah gga. Pada periode ini, siaran televisi berwarna diperkenalkan untuk pertama kalinya. an televisi berwarna membuat acara hiburan berita, dan program edukasi lebih menarik untuk ditonton oleh masyarakat luas
Pada tahun 1980-an, televisi semakin populer dengan hadirnya televisi portabel serta saluran televisi swasta. Di Indonesia, stasiun televisi swasta mulai bermunculan pada tahun 1989, sehingga masyarakat tidak hanya bergantung pada TVRI sebagai satu-satunya saluran televisi nasional. Hal ini membuat pilihan tontonan semakin beragam.
Ketika memasuki era 2000-an, perkembangan televisi dipengaruhi oleh kemajuan teknologi digital. Televisi tabung perlahan digantikan oleh televisi layar datar, seperti LCD, LED, dan plasma. Selain itu, kualitas gambar meningkat hingga resolusi tinggi (HD). Pada periode ini, televisi tidak lagi sekadar media hiburan, tetapi juga menjadi sarana belajar, promosi, hingga alat komunikasi massa yang lebih canggih.
Sejak tahun 2010 hingga sekarang, televisi semakin terintegrasi dengan internet. Kehadiran Smart TV memungkinkan penonton menikmati siaran digital sekaligus mengakses platform streaming, media sosial, dan berbagai aplikasi. Televisi bukan hanya alat untuk menonton, melainkan perangkat multifungsi yang mendukung gaya hidup modern.
Perjalanan panjang perkembangan televisi dari hitam putih hingga Smart TV membuktikan bahwa teknologi terus beradaptasi dengan kebutuhan manusia. Dari sekadar alat hiburan, televisi kini menjelma menjadi media informasi, edukasi, bahkan sarana interaksi digital. Perubahan ini menunjukkan bahwa televisi akan terus berevolusi seiring perkembangan zaman dan tuntutan masyarakat global.
Mari berlatih!
Analisislah Struktur teks rekon diatas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar