Assalamualaikum Wr. Wb. Semangat Pagi Siswa-siswi Sekalian....
Saatnya kita masuki pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 8 hari ini Rabu 17 September 2025, Pada Pembelajaran hari ini kita akan melanjutkan materi sebelumnya yaitu " Iklan Efektif dan Iklan tidak Efektif "
Silahkan dibaca dan dipahami materinya.
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas : 8
Materi : Membedakan dan menganalisis iklan efektif dan iklan tidak efektif
Pertemuan Ke : 6
Jam ke : 7-9
Metode : Diskusi Kelompok dan tanya jawab
Profil Pelajar Pancasila : Mandiri, Bernalar Kritis, Kreatif
Media/Alat peraga : PPT dan Buku cetak
Bab II : Berkelana di Dunia Imajinasi
Elemen : Menyimak
Capaian Pembelajaran (CP) : Peserta didik mampu
menganalisis dan memaknai informasi berupa gagasan, pikiran, perasaan, pandangan, arahan atau pesan yang tepat dari berbagai tipe teks audio visual dan aural dalam bentuk monolog, dialog, dan gelar wicara. Peserta
didik mampu mengeksplorasi dan mengevaluasi berbagai informasi dari topik aktual yang didengar.
Tujuan Pembelajaran :
- Peserta didik mampu menganalisis Iklan yang efektif dan iklan yang tidak efektif
- Peserta didik mampu membedakan Iklan efektif dan tidak efektif
Simaklah materi berikut ini :
Iklan efektif mampu mencapai tujuannya dengan menarik perhatian, mudah dipahami, relevan, dan persuasif, yang pada akhirnya menghasilkan tindakan yang diinginkan dari audiens, seperti peningkatan penjualan atau kesadaran merek. Sebaliknya, iklan tidak efektif gagal mencapai tujuan karena pesan yang tidak jelas atau tidak menarik, target audiens yang tidak tepat, media yang kurang sesuai, atau tidak adanya call-to-action(CTA) yang jelas, sehingga membuang waktu, tenaga, dan biaya.
1. Ciri-Ciri Iklan yang Efektif
Iklan yang efektif adalah iklan yang bisa berhasil menarik perhatian konsumen, Kids.
Ada beberapa kriteria atau ciri-ciri iklan yang efektif, yaitu:
- Baik gambar maupun teks harus sesuai dengan keadaan konsumen yang dituju.
- Harus sesuai dengan produk yang diiklankan.
- Teks sedikit, sederhana, dan mudah dimengerti.
- Memuat gambar yang mencolok.
- Mengandung informasi yang lengkap, yaitu tentang nama produk, keunggulan produk, dan pembuat produk.
2. Ciri-Ciri Iklan yang Tidak Efektif
- Target Audiens Tidak Jelas
: Tidak adanya riset pasar yang memadai sehingga iklan tidak menyasar audiens yang tepat. - Pesan Kurang Menarik atau Tidak Relevan
: Audiens tidak tertarik karena pesan yang disampaikan membosankan, tidak relevan, atau terlalu kompleks. - Media Iklan Tidak Tepat
: Memilih media yang tidak sesuai untuk menjangkau target audiens. - Kurangnya Jangkauan Audiens
: Iklan tidak mampu menjangkau audiens yang cukup luas atau tidak konsisten menjangkau mereka. - Tidak Ada CTA yang Jelas
: Audiens tidak tahu harus berbuat apa setelah melihat iklan. - Desain Iklan Kurang Menarik
: Desain yang berantakan, gambar berkualitas rendah, atau tidak relevan.
Membuat iklan yang baik
Sebelum membuat iklan, kita harus punya pengetahuan tentang produk serta pihak sasaran produk tersebut, nih.
Pembuat iklan bisa melakukan riset terlebih dahulu agar iklan yang dibuat tepat sasaran.
Langkah-langkahnya :
1. Mencari tahu keunggulan produk
Langkah pertama saat ingin membuat iklan adalah mendaftar keunggulan produk. Dari daftar itu, pilih satu keunggulan yang akan ditampilkan dalam iklan.
2. Menentukan konsumen produk
Setelah itu, tentukan konsumen atau target pasar dari produk yang akan diiklankan. Buatlah iklan sesuai dengan konsumen tersebut.
3. Tentukan unsur-unsur yang ada dalam iklan kalian
Iklan punya 4 unsur, yaitu tulisan, gambar, suara, dan gerak.
Setiap jenis iklan punya unsur yang berbeda. Kalau ingin membuat iklan media cetak, buatlah tulisan dan gambar jadi semenarik mungkin.
4. Menentukan pesan
Setiap iklan mengandung sebuah pesan. Pada iklan media cetak, pesan ditampilkan melalui kata dan gambar.
Oleh karena itu sebelum membuat sebuah iklan, pilih dan tentukan pesan yang akan disampaikan.
Contoh Iklan Efektif dan Tidak Efektif
Berikut adalah contoh iklan efektif.
Iklan ini dapat menyampaikan informasi secara visual dan verbal dengan jelas, memicu minat audiens, serta memperkuat citra merek dan keunggulan produknya.
Berikut beberapa alasan iklan ini efektif, yaitu:
- Pesan ringkas dan jelas. Slogan “Create. Work. Anywhere.” Langsung menyampaikan manfaat utama produk.
- Visual produk menarik. Gambar Samsung Galaxy Tab S6 ditampilkan dengan sudut atraktif, menonjolkan desain, keyboard, dan stylus.
- Brand terlihat jelas. Logo Samsung dan Galaxy terlihat jelas di kedua sisi iklan, memperkuat identitas merek.
- Relevan dengan gaya hidup modern.Menyasar profesional dan kreator digital yang membutuhkan perangkat fleksibel.
- Tata letak bersih. Desain minimalis membuat perhatian langsung tertuju pada produk dan pesan utama.
Berikut adalah contoh iklan tidak efektif.
Meskipun memiliki pesan positif, iklan ini kurang efektif karena gagal menyampaikan manfaat atau daya tarik produk secara jelas dan meyakinkan.
Berikut beberapa alasan iklan ini dianggap tidak efektif, yaitu:
- Pesan terlalu rumit. Alur cerita visual membutuhkan perhatian ekstra untuk dipahami, sehingga tidak langsung mengena ke audiens.
- Koneksi dengan produk lemah. Tidak ada hubungan yang jelas antara narasi dan coca-cola sebagai produk minuman.
- Minim visual produk. Botol Coca-Cola hanya muncul kecil di pojok, tidak mencolok atau menarik perhatian.
- Berisiko disalahartikan. Awal cerita tampak seperti perampokan, yang bisa memunculkan persepsi negatif.
- Kurang dorongan konsumsi. Iklan lebih seperti kampanye sosial daripada promosi produk, sehingga tidak mendorong keinginan membeli.
Mari berlatih!
- Apa perbedaan utama iklan efektif dan tidak efektif?
- Bagaimana cara mengukur efektivitas iklan?
- Bagaimana cara memperbaiki iklan yang tidak efektif?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar