Kamis, 07 Agustus 2025

Kelas 9 - Bab 1 Kosakata Serapan - Pertemuan 6

 Assalamualaikum Wr. Wb. Semangat Pagi Siswa-siswi Sekalian.... 

Saatnya kita masuki pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 9 hari ini Kamis 7 agustus 2025, Pada  Pembelajaran hari ini kita akan melanjutkan materi sebelumnya yaitu Unsur Kebahasaan: Mengenali kosakata serapan dari bahasa daerah dan asing.

Silahkan dibaca dan dipahami materinya.

 

Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia

Kelas : 9

Materi : Unsur Kebahasaan: Mengenali kosakata serapan dari bahasa daerah dan asing.

Pertemuan Ke : 6

Jam ke : 5-7

Metode : Diskusi Kelompok dan analisis infografik

Profil Pelajar Pancasila : Mandiri, Bernalar Kritis, Kreatif

Media/Alat peraga : Teks Deskripsi infografik

Bab I : Demi Keluarga

Elemen : Membaca dan memirsa

Capaian Pembelajaran (CP) : Peserta didik mampu mengevaluasi informasi dari teks deskripsi, menilai ketepatan gagasan, dan membandingkannya dengan pengalaman pribadi. Peserta didik terampil menulis gagasan dalam bentuk teks deskripsi dengan menggunakan sudut pandang, konjungsi, dan kosakata yang tepat. Peserta didik mampu menganalisis informasi dari teks aural (lirik lagu) dan audiovisual (infografik).


Tujuan Pembelajaran : 

Menafsirkan pesan dan informasi dari sebuah infografik bertema keluarga.  



Simaklah materi berikut ini : 


Kosakata serapan adalah kata-kata dari bahasa asing atau bahasa daerah yang diadopsi dan digunakan dalam bahasa Indonesia. Kata-kata ini bisa mengalami penyesuaian ejaan dan pelafalan agar sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia, atau tetap menggunakan bentuk aslinya. 


Jenis-jenis Kosakata Serapan: 

  1. Serapan Adaptasi:
    proses masuknya kata dan istilah dari bahasa lain yang kemudian mengalami perubahan ejaan, pelafalan, atau keduanya agar sesuai dengan bahasa Indonesia. 
    • Contoh: "bisnis" dari "business", "aktor" dari "actor". 
  2. Serapan Pungutan:
    Kosakata yang digunakan dalam bahasa Indonesia tanpa perubahan ejaan atau pelafalan, meskipun ada padanan kata dalam bahasa Indonesia. 
    • Contoh: "download" (unduh), "upload" (unggah). 
  3. Serapan Utuh:
    Kosakata yang sudah sepenuhnya diserap ke dalam bahasa Indonesia dan tidak lagi terasa asing, contohnya "kabar", "sirsak", "iklan". 

Sumber Kosakata Serapan: 

  • Bahasa Belanda:
    Banyak kosakata dalam bahasa Indonesia berasal dari bahasa Belanda karena sejarah kolonial. Contoh: "apotek" (apotheek), "buku" (boek), "kualitas" (kwaliteit). 
  • Bahasa Inggris:
    Pengaruh bahasa Inggris semakin kuat di era globalisasi. Contoh: "komputer" (computer), "internet" (internet), "email" (email). 
  • Bahasa Arab:
    Pengaruh agama Islam membuat banyak kosakata bahasa Arab masuk ke dalam bahasa Indonesia, terutama dalam bidang agama dan keagamaan. Contoh: "akhirat" (akhirah), "iman" (iman), "wajib" (wajib).
     Du’a = doa = sembahyang, Ghaib = gaib = tak nampak
  • Bahasa Sanskerta:
    Bahasa Sanskerta banyak mempengaruhi bahasa Indonesia kuno dan beberapa kosakata masih digunakan hingga kini. Contoh: "bahasa" (bhasa), "aksara" (akshara), "dharma" (dharma). 
    Naraka =neraka = neraka
  • Bahasa Daerah:
    Beberapa bahasa daerah juga menyumbang kosakata ke dalam bahasa Indonesia. Contoh: "amblas" (Jawa), "kanceh" (Bali), "aso" (Batak). 

A). Jawa : 

  • Rampung = selesai = sudah jadi
  • Gampang = mudah = tidak berat/tidak sukar
  • Gosong = hangus = terbakar sampai habis
  • Manut = patuh = suka menurut


Contoh Kosakata Serapan dari Berbagai Bahasa: 

Bahasa Asal

Contoh Kosakata Serapan

Belanda

Absensi, Bangkrut, Cokelat

Inggris

Bisnis, Aktor, Komputer

Arab

Akhirat, Iman, Wajib

Sanskerta

Bahasa, Aksara, Dharma

Daerah (Jawa)

Amblas, Bablas

Pentingnya Memahami Kosakata Serapan: 

  • Memperkaya Bahasa:
    Kosakata serapan memperkaya kosakata bahasa Indonesia dan memberikan variasi dalam berkomunikasi. 
  • Memahami Konteks:
    Memahami asal-usul dan makna kosakata serapan membantu memahami konteks suatu kalimat atau teks. 
  • Menghindari Kesalahan:
    Memahami perbedaan antara kosakata serapan dan padanannya dalam bahasa Indonesia membantu menghindari kesalahan dalam penggunaan bahasa. 
  • Meningkatkan Kemampuan Berbahasa:
    Mempelajari kosakata serapan dapat meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia secara keseluruhan. 



Ayo berlatih!


Guru membagikan teks, kemudian siswa  membaca teks yang berjudul "Nama Keluarga" .

Setelah kalian selesai membaca teks “Nama Keluarga”, buatlah 

kelompok diskusi terdiri atas 2-3 orang dan bahaslah pertanyaan berikut 

ini. 

1. Siapa nama tokoh “aku”?

2. Mengapa tokoh menggunakan nama belakang ibunya, bukan nama 

belakang ayahnya? 

3. Sebaiknya setiap anak mencantumkan nama keluarganya. Apakah kalian 

setuju?

 □ Setuju □ Tidak Setuju 

Alasan saya adalah .............................................................................................................

.....................................................................................................................................................

4.Berdasarkan pemahaman kalian terhadap bacaan, jelaskan dengan 

singkat makna dari sistem kekerabatan matrilineal. 

5. Menurut kalian, apa pesan yang hendak disampaikan penulis cerita "Nama Keluarga"?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kelas 8 - Asassemen Formatif BAB 4 - Teks Ulasan Karya Fiksi - Pertemuan 10

  Assalammualaikum Wr. Wb.. Semangat Pagi Siswa-siswi Sekalian...  Saatnya kita masuki pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 8 hari ini Kamis ...