Assalamualaikum Wr. Wb. Semangat Pagi Siswa-siswi Sekalian....
Saatnya kita masuki pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 8 hari ini Rabu 30 Juli 2025, Pada Pembelajaran hari ini kita akan melanjutkan materi sebelumnya yaitu " Mengidentifikasi Paragraf Deskripsi dan Eksposisi dalam Teks Laporan Hasil Observasi"
Silahkan dibaca dan dipahami materinya.
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas : 8
Materi : Mengidentifikasi Paragraf Deskripsi dan Eksposisi dalam Teks Laporan Hasil Observasi
Pertemuan Ke : 5
Jam ke : 7-9
Metode : Diskusi Kelompok dan tanya jawab
Profil Pelajar Pancasila : Mandiri, Bernalar Kritis, Kreatif
Media/Alat peraga : Teks Laporan Hasil Observasi dan Eksposisi
Bab I : Menulis Teks Laporan Hasil Observasi
Elemen : Membaca dan Memirsa
Capaian Pembelajaran (CP) :
Peserta didik mampu memahami informasi berupa gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan dari teks visual dan audiovisual untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat. Peserta didik mampu menginterpretasikan informasi untuk mengungkapkan
kepedulian dan/atau pendapat pro/kontra dari teks visual dan audiovisual. Peserta didik mampu menggunakan sumber informasi lain untuk menilai akurasi (ketepatan) dan kualitas data serta membandingkan informasi pada teks; mengeksplorasi dan mengevaluasi berbagai topik aktual yang dibaca dan dipirsa.
Tujuan Pembelajaran :
1. Peserta didik mengidentifikasi paragraf deskripsi dan eksposisi dalam sebuah teks LHO dan bisa membuatnya.
Simaklah materi berikut ini :
A. Paragraf deskripsi
Paragraf ini menggambarkan suatu keadaan secara detail sehingga pembaca dapat melihat, membayangkan, dan merasakan apa yang sedang dideskripsikan.
Ciri-ciri paragraf deskripsi:
- Menggambarkan atau melukiskan sesuatu.
- Menggambarkan secara detail dan terperinci.
- Penggambaran tersebut dilakukan secara jelas dengan melibatkan kesan indra.
- Pembaca seakan bisa merasakan sendiri atau mengalami sendiri apa yang dideskripsikan.
Contohnya adalah penggalan teks laporan hasil observasi “Penumpang Bus Kota” berikut ; Tepat di depan peserta didik berseragam SMP itu, seorang ibu lain duduk sembari memangku anak balitanya. Tidak jauh dari ibu itu, duduk seorang laki-laki penyandang disabilitas atau difabel dengan kruk yang disandarkan pada kursi.
B. Paragraf eksposisi
Paragraf ini menjelaskan sebuah informasi tentang suatu hal.Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, eksposisi berarti uraian atau paparan yang bertujuan menjelaskan maksud dan tujuan sebuah karangan. Jadi, paragraf eksposisi adalah paragraf yang memaparkan informasi, maksud, dan tujuan tertentu agar pembaca memperoleh tambahan pengetahuan. Ciri-ciri paragraf eksposisi:
- Teks eksposisi bersifat objektif yaitu sesuai dengan kebenaran dan tidak memihak.
- Isi pengetahuan atau informasi mengandung unsur apa, di mana, siapa, kapan, dan mengapa.
- Menyampaikan informasi atau pengetahuan secara singkat, padat, jelas, dan lugas sesuai dengan ejaan bahasa Indonesia.
- Informasi bersifat aktual yaitu sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.
Contoh paragraf eksposisi dalam teks laporan pengamatan “Bendi di Kota Padang” :
Bendi pertama kali ditemukan oleh sarjana Hindia Belanda bernama Charles Theodore Deeleman. Di beberapa daerah lain di Indonesia bendi dikenal dengan sebutan delman sesuai dengan nama penemunya. Di Pulau Jawa, bendi dikenal dengan sebutan dokar, andong, dan kahar atau keretek. Di Nusa Tenggara Barat bendi dikenal dengan sebutan cidomo.
Perbedaan Utama:
- Deskripsi berfokus pada penggambaran, sementara eksposisi berfokus pada penjelasan.
- Deskripsi menggunakan bahasa yang lebih imajinatif dan emosional, sementara eksposisi menggunakan bahasa yang lebih objektif dan informatif.
Dalam laporan hasil observasi, kedua jenis paragraf ini saling melengkapi. Paragraf deskripsi memberikan gambaran visual dan detail tentang objek yang diamati, sementara paragraf eksposisi memberikan penjelasan ilmiah dan informasi tambahan.
Ayo berlatih!
Berilah tanda centang pada kolom yang sesuai dengan contoh paragraf!
Paragraf | Deskripsi | Eksposisi |
Sepeda motor banyak digunakan untuk pergi bekerja karena termasuk salah satu alat transportasi yang hemat. Dengan bahan bakar seharga Rp7.800,00 per liter, pengendara sepeda motor bisa menempuh jarak sejauh 47 kilometer. Selain itu, pengendara sepeda motor dapat mengakses rute-rute sulit, gang-gang sempit, dan jalan-jalan yang macet untuk mencapai tujuan. | ||
Penumpang bus 02 penuh sesak. Sebagian penumpang berdiri karena tidak mendapatkan tempat duduk. Beberapa penumpang yang berdiri bersandar pada kursi penumpang, sementara penumpang lainnya memegang handle grip. Penumpang yang duduk rata-rata sibuk melihat telepon genggam | ||
Sepeda adalah kendaraan yang umum dipakai anak SMP Perwira. Setiap hari puluhan anak mengayuh sepeda ke sekolah dan menaruhnya di tempat parkir khusus sepeda yang dibangun sekolah dua tahun lalu. Datang ke sekolah dengan sepeda seperti menjadi sebuah kebanggaan. Anak-anak yang dahulu diantar orang tua mereka dengan mobil atau motor, kini memilih ke sekolah dengan bersepeda. |
| Sepeda baru Mira berwarna merah, punya keranjang, dan memiliki bangku boncengan di bagian belakang. Bel sepedanya terletak di setang sebelah kanan. Ada kaca spion kecil di setang kiri dan kanan yang berfungsi untuk melihat jika ada kendaraan dari belakang. |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar