Assalamualaikum Wr. Wb. Semangat Pagi Siswa-siswi Sekalian....
Saatnya kita masuki pembelajaran Bahasa Indonesia bersama Miss Mayang, Kelas 8 hari ini Rabu 08 Januari 2025, Pada Pembelajaran hari ini kita akan membahas tentang ulasan karya fiksi. Silahkan dibaca dan dipahami materinya.
Capaian Pembelajaran : mengeksplorasi dan mengevaluasi informasi berupa resensi(ulasan) sebuah buku/karya fiksi (menyimak)
Tujuan Pembelajaran :
peserta didik mampu mengeksplorasi dan mengevaluasi informasi berupa gagasan, pikiran atau pesan yang akurat pada sebuah resensi buku/karya fiksi
Topik Pembahasan :
- menyimak informasi berdasarkan tayangan media
- mengenal karya fiksi
- mengidentifikasi unsurnya
Materi :
A. Mengenal Karya Fiksi
Karya fiksi adalah jenis
tulisan atau cerita yang dibuat oleh penulis dengan menggunakan imajinasi dan
kreativitas mereka. Cerita-cerita ini bisa berupa novel, cerpen, drama, atau
film. Ciri khas dari karya fiksi adalah adanya tokoh-tokoh cerita, latar, dan
alur cerita yang berkembang sesuai dengan imajinasi penulis.
Mengapa karya fiksi
begitu menarik? Salah satu alasannya adalah karena karya fiksi memberikan
kesempatan bagi pembaca untuk keluar dari rutinitas sehari-hari dan memasuki
dunia yang sepenuhnya baru. Dalam dunia fiksi, segalanya mungkin terjadi. Kamu
dapat bertemu dengan karakter-karakter yang unik, menjalani petualangan yang
menegangkan, dan merasakan berbagai emosi yang dirasakan oleh tokoh cerita.
Karya fiksi juga memberikan kesempatan pembaca untuk melihat dunia dari sudut
pandang yang berbeda dan memperluas wawasan mereka.
B. Menemukan Unsur Karya Fiksi
1. Tokoh
Tokoh-tokoh dalam karya
fiksi adalah orang-orang fiktif yang menjadi pemeran cerita. Mereka dapat
memiliki beragam sifat, kepribadian, dan peran dalam cerita. Tokoh-tokoh
tersebut dapat menjadi sorotan cerita, atau digunakan sebagai perwujudan dari
beberapa nilai atau pesan yang ingin disampaikan oleh penulis.
2. Latar
Latar adalah tempat atau
waktu di mana cerita berlangsung. Latar bisa berupa tempat yang nyata atau
fiktif, serta bisa berlangsung pada masa lalu, masa kini, atau masa depan.
Latar memberikan konteks bagi cerita dan dapat mempengaruhi suasana dan
perkembangan cerita.
3. Alur cerita
Alur cerita adalah
urutan peristiwa dalam cerita. Alur cerita dapat berjalan secara linier, dengan
cerita berlangsung dari awal hingga akhir secara kronologis. Namun, ada juga
alur cerita non-linier, di mana peristiwa-peristiwa disusun secara tidak
teratur atau melompat-lompat dalam waktu.
4. Konflik
Konflik adalah konflik
yang dihadapi oleh tokoh-tokoh cerita. Konflik bisa berupa konflik internal di
dalam diri tokoh, konflik dengan tokoh lain, atau konflik dengan lingkungan
atau keadaan.
5. Pesan
Banyak karya fiksi juga
mengandung pesan atau nilai-nilai moral yang ingin disampaikan oleh penulis
kepada pembaca. Pesan tersebut dapat mengajarkan pembaca tentang kehidupan,
menginspirasi, atau memberikan wawasan baru.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar