Assalamualaikum Wr. Wb. Semangat Pagi Siswa-siswi Sekalian....
Saatnya kita masuki pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 8 hari ini Rabu 29 Oktober 2025, Pada Pembelajaran hari ini kita akan melanjutkan materi pertemuan sebelumnya yaitu "Menemukan Informasi berupa data dalam Artikel Ilmiah Populer"
Silahkan dibaca dan dipahami materinya.
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas : 8
Materi : Menemukan Informasi berupa data dalam Artikel Ilmiah Populer"
Pertemuan Ke : 5
Jam ke : 7-9
Metode : Diskusi Kelompok dan tanya jawab
Profil Pelajar Pancasila : Mandiri, Bernalar Kritis, Kreatif
Media/Alat peraga : Buku cetak dan Gambar contoh Iklan Nonkomersial
Bab III : Menulis Artikel Ilmiah Populer
Elemen : Menyimak
Capaian Pembelajaran (CP) : Peserta didik mampu menganalisis dan memaknai informasi berupa gagasan, pikiran, perasaan, pandangan, arahan atau pesan yang tepat dari berbagai tipe teks audio visual dan aural dalam bentuk monolog, dialog, dan gelar wicara. Peserta
didik mampu mengeksplorasi dan mengevaluasi berbagai informasi dari topik aktual yang didengar.
Tujuan Pembelajaran :
- Peserta didik mampu mengumpulkan data dalam menulis teks artikel ilmiah populer
Simaklah materi berikut ini :
Untuk menemukan data dalam artikel ilmiah populer, Anda bisa melakukan studi pustakadengan membaca artikel ilmiah lain atau menggunakan sumber terpercaya seperti jurnal dan situs resmi, melakukan wawancaradengan ahli di bidang tersebut, dan menggunakan kuesioner untuk mengumpulkan data dari responden. Selain itu, perhatikan juga cara membaca artikel secara efektif dengan memindai judul, kalimat utama, dan membaca secara teliti untuk menemukan data yang relevan.
Ada beberapa cara yang dilakukan seorang penulis dalam mendapatkan data untuk tulisannya. Kalian akan mengenali cara yang umum dilakukan seorang penulis artikel ilmiah populer untuk mengumpulkan data.
1. Wawancara
Wawancara adalah kegiatan tanya jawab yang dilakukan untuk mendapatkan data dan informasi secara lengkap. Sebelum melakukan wawancara, seorang penulis artikel ilmiah populer sebaiknya mempersiapkan tiga hal berikut.
- Menentukan orang atau pihak yang akan diwawancarai.
- Menentukan daftar pertanyaan yang akan diajukan.
- Menentukan cara merekam hasil wawancara.
Wawancara dapat dilakukan secara tatap muka maupun tidak tatap muka, yaitu menggunakan telepon video (video call), telepon suara, ataupun surat. Hasil wawancara dapat dicatat di buku atau direkam dengan alat perekam elektronik. Catatlah hasil wawancara sesegera mungkin agar tidak ada data yang terlewatkan.
Sebelum mewawancarai seseorang, kalian juga harus memperhatikan etiket wawancara. Berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga etiket saat melakukan wawancara.
- Menyapa orang yang akan diwawancarai dengan panggilan yang tepat dan sesuai dengan latar belakangnya.Contoh: Selamat pagi, Pak …. Selamat siang, Bu ….
- Memperkenalkan diri dengan bahasa yang baik dan memberikan informasi tentang diri secukupnya. Contoh: Saya Ahmad dari SMP 1, Kelas VIIIC.
- Menyampaikan maksud, tujuan, dan keinginan melakukan wawancara dengan bahasa yang baik.
Contoh: Saya sedang melakukan survei tentang jumlah peserta didik SMP 1 yang suka membaca. Saya melihat banyak peserta didik SMP 1 yang sering datang ke perpustakaan untuk meminjam buku. Apakah saya boleh mewawancarai Bapak untuk mendapatkan informasi tentang hal itu?
2. Menggunakan kuesioner
Kuesioner adalah daftar pertanyaan yang dibuat untuk mendapatkan sebuah informasi. Daftar pertanyaan disusun menggunakan kalimat yang mengandung kata tanya. Kata tanya adalah kata yang berfungsi memberi respons dan tanggapan. Jika menggunakan kuesioner, kalian dapat menggunakan bermacam-macam kata tanya untuk menyusun daftar tanyaan, seperti apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana, yang disingkat dengan adiksimba. Kata tanya ini juga dapat ditambahkan dengan bentuk yang lain, seperti berapa, seperti apa, dansejauh mana.
Sebelum menyusun daftar pertanyaan kuesioner, kalian juga harus memperhatikan dua hal berikut ini.
a. Menentukan orang atau pihak yang akan mengisi kuesioner.
b. Menentukan daftar pertanyaan yang akan diajukan.
Perhatikan contoh kuesioner berikut ini.
Kuesioner Budaya Membaca Peserta Didik Kelas VIIIC
Pertanyaan:
1. Berapa banyak buku yang kalian baca dalam seminggu?
a. 1--2 buku
b. 3--5 buku
c. Lebih dari 5 buku
2. Jenis buku apa yang kalian koleksi?
a. Buku fiksi
b. Buku nonfiksi
c. Keduanya
3. Membaca tulisan orang lain
Jika topik yang dipilih sudah pernah ditulis orang lain, kalian dapat membaca tulisan mereka untuk menemukan informasi yang dibutuhkan. Untuk menentukan data pada tulisan tersebut sudah tepat atau belum, kalian dapat melakukan tiga langkah pemeriksaan data berikut.
- Cermati media tempat tulisan itu dimuat. Periksalah kredibilitas media tersebut. Tulisan yang dapat kalian gunakan sebagai sumber informasi hendaknya dimuat oleh media yang terpercaya dan sudah melalui pemeriksaan editor.
- Cari data pendukung. Jangan hanya mengandalkan satu sumber saja. Carilah sumber lain agar kalian dapat membandingkan informasi yang kalian dapat.
- Jika kalian mengambil informasi dari tulisan orang lain, kalian harus mencantumkan sumber informasi tersebut dalam tulisan kalian.
Mari berdiskusi dan berlatih!
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
MEMAHAMI INFORMASI ARTIKEL ILMIAH POPULER
1. Berkelompoklah dengan 3-4 siswa
2. Bacalah teks berikut, kemudian jawalah pertanyaan dalam tabel!
Berkomunikasi dengan empati
Kita hidup dalam dunia yang semakin terkoneksi, di mana komunikasi menjadi kunci untuk menjalin hubungan dan memahami satu sama lain. Namun ada fenomena yang mengganggu dalam komunikasi kita sehari-hari, yaitu penghinaan dan ejekan terhadap orang lain Artikel ini akan membahas mengapa kita harus menghindari perilaku tersebut dan mengapa berkomunikasi dengan
empati sangat penting dalam mewujudkan masyarakat yang lebih baik Mengejek dan penghinaan terhadap orang lain adalah bentuk komunikasi yang merendahkan dan merugikan. Ini bisa berupa ejekan terbuka, lelucon yang merendahkan, atau bahkan pelecehan verbal/ucapan. Perilaku ini dapat memiliki dampak yang jauh lebih dalam daripada yang terlihat. Dalam beberapa kasus, hal ini dapat merusak kesehatan mental dan emosional seseorang, serta merusak hubungan antarindividu dan komunitas/masyarakat.
Penelitian ilmiah telah menunjukkan bahwa penghinaan dan ejekan dapat menyebabkan konflik intemal (dalam diri seseorang itu sendiri) yang serius. Ini juga dapat menciptakan lingkungan yang tidak sehat, di mana orang merasa tidak aman dan tidak dihargai. Efek jangka panjang dari penghinaan dan ejekan dapat menciptakan ketidaksetaraan sosial dan masyarakat yang tidak inklusif.
Alih-alih menggunakan ejekan dan penghinaan sebagai alat komunikasi, kita harus berusaha untuk berbicara dengan empati dan kebijaksanaan. Empati adalah kemampuan untuk memahami perasaan dan pandangan orang lain Berbicara dengan empati berarti kita mendengarkan secara cermat, dapat menempatkan diri kita dalam posisi orang lain, dan menghargai perbedaan pendapat. Komunikasi yang penuh empati membantu membangun hubungan yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Menghindari penghinaan dan ejekan bukan hanya tentang etika yang baik, tetapi juga tentang menciptakan dunia yang lebih baik bagi semua orang, Ketika kita berkomunikasi dengan empati, kita. membantu membangun budaya yang inklusi dan hormat terhadap perbedaan. Dengan tidak menghina dan mengejek, kita juga membantu mengurangi konflik dan meningkatkan pemahaman antarindividu
Penghinaan dan ejekan terhadap orang lain adalah perilaku yang merugikan dan merendahkan. Sebagai masyarakat yang lebih baik, kita semua memiliki tanggung jawab untuk menghindari perilaku ini. Dengan berempati kepada orang lain, kita dapat menciptakan dunia yang lebih baik, di mana setiap individu dihargai dan dihormati. Jadi, mari bersama-sama berkomunikasi dengan lebih baik dengan empati sebagai panduan utama kita.
LEMBAR JAWABAN
Berdasarkan teks artikel ilmiah populer berjudul "Berkomunikasi dengan empati" tersebut, tentukan informasi yang terkandung di dalamnya dengan mengisikan jawaban pada kolom berikut!
No. | PERSEPSI | JAWABAN | TERDAPAT DI PARAGRAF |
1. | Apa fungsi komunikasi dalam kehidupan sehari-hari? | ||
2. | Fenomena apakah yang menggangu komukiasi sehari-hari? | ||
3. | Apa saja bentuk ejekan dan penghinaan terhadap orang lain? | ||
4. | Dampak apakah yang didapatkan. Ketika kita mengejek dan menghina orang lain? | ||
5. | Apa yang dimasud dengan empati? | ||
6. | Mengapa berkomunikasi dengan penuh empati harus dilakukan? | ||
7. | Melakukan 7 Bagaimana cara komunikasi dengan empati? | ||
8. | Apa saja yang terjadi Ketika kitab isa menghindari untuk menghina dan mengejek orang lain? |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar