Assalamualaikum Wr. Wb. Semangat Pagi Siswa-siswi Sekalian....
Nama Guru : Mayang Famelia, S.Pd
Mapel Diampu : Bahasa Indonesia
Hari, Tanggal : Kamis, 02 April 2026
Kelas : 8
Materi : Unsur Struktur batin puisi
Pertemuan : 4
Tujuan Pembelajaran :
peserta didik dapat mengidentifikasi struktur Batin puisi
Materi Pembelajaran (inti pembahasan) :
Struktur Batin (Hakikat Puisi)
Ini adalah unsur tersembunyi yang menjadi dasar penyair dalam berkarya.
- Tema: Gagasan pokok atau ide utama yang ingin disampaikan oleh penyair.
- Rasa (Feeling): Sikap penyair terhadap pokok permasalahan yang terkandung dalam puisinya.
- Nada (Tone): Sikap penyair kepada pembaca (misalnya menggurui, sinis, atau santai).
- Amnat (Tujuan): Pesan yang ingin disampaikan oleh penyair kepada pembaca.
3. Unsur Ekstrinsik Puisi
Unsur di luar puisi yang memengaruhi penciptaan, meliputi:
- Biografi: Latar belakang kehidupan penulis.
- Sosial/Historis: Kondisi masyarakat atau sejarah saat puisi dibuat
Assasment :
BERLATIH : Kalian sudah mempelajari unsur-unsur puisi. Sekarang cermatilah puisi "Pada Sebuah Kedai Kopi". Temukanlah unsur-unsur puisi tersebut. Gunakan tabel berikut untuk membantu kalian menemukan unsur-unsur puisi.
Tabel 5. 2 Unsur-Unsur Puisi "Pada Sebuah Kedai Kopi"
Unsur-Unsur Puisi | Contoh dalam Puisi "Pada Sebuah Kedai Kopi" | |
1. | Tema | |
2. | Feeling | |
3. | Nada | |
4. | Amanat | |
5. | Diksi | |
6. | Majas atau Gaya bahasa |
Mendiskusikan Makna Kata dalam Larik Puisi Saat membaca sebuah puisi, mungkin kalian akan menemukan kata atau larik yang kurang kalian pahami maksudnya. Untuk dapat memahaminya, terkadang kalian harus membaca larik puisi itu berulang kali atau dibantu dengan mengecek kata dalam kamus. Cara lain untuk memahaminya adalah dengan mencari tahu kalimat tersebut merupakan kalimat perbandingan atau bukan.
Berikut ini disajikan sebait puisi. Cermatilah diksi atau pilihan kata yang digunakan di dalam larik puisi tersebut.
Matamu, Ibu, adalah danau di kaki bukit pada pagi hari
Ketika tinggi matahari baru sepenggalah Dan sisa-sisa embun masih berbekas di ujung rumput Suaramu, Ibu, adalah ricik hujan setelah kemarau panjang meretakkan tanah-tanah ladang
Diskusikanlah bersama teman kalian, makna dari kata-kata yang ada dalam setiap larik puisi tersebut.
Larik | Makna |
Matamu, Ibu, adalah danau di kaki bukit pada pagi hari | |
Suaramu, Ibu, adalah ricik hujan setelah emarau panjang meretakkan tanah-tanah ladang |
Refleksi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar