Rabu, 03 September 2025

Kelas 7 - BAB 2 : Mengidentifikasi Isi dan Unsur Puisi Rakyat - Pertemuan 3

 Assalamualaikum Wr. Wb. Semangat Pagi Siswa-siswi Sekalian.... 

Saatnya kita masuki pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 7 hari ini Rabu 03 September 2025, Pada Pembelajaran hari ini kita akan melanjutkan materi pertemuan sebelumnya yaitu "Mengidentifikasi Isi dan Unsur Puisi Rakyat"

Silahkan dibaca dan dipahami materinya.

 

Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia

Kelas : 7

Materi : Mengidentifikasi Isi dan Unsur Puisi Rakyat

Pertemuan Ke : 3p

Jam ke : 10-12

Metode : Diskusi Kelompok dan tanya jawab

Profil Pelajar Pancasila : Mandiri, Bernalar Kritis, Kreatif

Media/Alat peraga : Teks Puisi Rakyat dan Buku Cetak

Bab II : Berkelana di Dunia Imajinasi

Elemen  Membaca dan Memirsa

Capaian Pembelajaran (CP) : Peserta didik memahami informasi berupa gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan dari berbagai jenis teks misalnya teks deskripsi, narasi, puisi, eksplanasi dan eksposisi dari teks visual dan audiovisual untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat. Peserta didik menginterpretasikan informasi untuk mengungkapkan simpati, kepedulian, empati atau pendapat pro dan kontra dari teks visual dan audiovisual. Peserta didik menggunakan sumber informasi lain untuk menilai akurasi dan kualitas data serta membandingkan informasi pada teks. Peserta didik mampu mengeksplorasi dan mengevaluasi berbagai topik aktual yang dibaca dan dipirsa. 


Tujuan Pembelajaran : Peserta didik memahami dan menyimpulkan isi dan unsur informasi dari teks lisan yang disimaknya dengan menjawab pertanyaan tentang macapat Kinanthi yang diperdengarkan kepadanya.


Kegiatan Pembelajaran : Mengidentifikasi Isi dan Unsur Puisi Rakyat



Simak materi berikut ini : 


Puisi rakyat adalah puisi yang berkembang pada masa masyarakat tradisional secara lisan, memiliki aturan-aturan yang mengikat, dan mengandung nasihat atau pesan yang baik bagi kehidupan.


Ciri-Ciri Puisi Rakyat

  • Sastra lisan
  • Anonim
  • Terikat aturan


Untuk mengidentifikasi isi dan unsur puisi rakyat, fokus pada ciri-ciri formalnya seperti jumlah baris dan bait, rima, serta jumlah suku kata per baris. Kemudian, perhatikan isi atau pesan yang disampaikan, yang sering kali berupa nasihat, ajaran moral, atau budi pekerti. Unsur kebahasaannya meliputi diksi, majas, kalimat saran, dan permintaan. 


  1. Unsur-Unsur Puisi Rakyat

A. Bentuk Fisik:

    • Jumlah baris dan bait: Puisi rakyat terikat oleh aturan jumlah baris per bait, seperti pantun (4 baris) atau gurindam (2 baris). 
    • Rima: Perhatikan persamaan bunyi pada akhir setiap baris (larik), misalnya pola a-b-a-b pada pantun atau a-a pada gurindam. 
    • Jumlah suku kata: Setiap baris biasanya memiliki jumlah suku kata tertentu. 
    • Struktur: Identifikasi bagian yang merupakan sampiran dan bagian yang merupakan isi, seperti pada pantun. 


B. Isi (Pesan):

    • Tema: Tema utama dari puisi rakyat, misalnya nasihat, ajaran moral, budi pekerti, atau ajaran agama. 
    • Amanat: Pesan atau pelajaran yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca atau pendengar. 

Cara Mengidentifikasi

  1. Perhatikan Struktur:
    Mulailah dengan menghitung jumlah baris dan bait, lalu perhatikan pola rima dan jumlah suku kata.
  2. Identifikasi Pesan:
    Baca dengan saksama baris-baris isi untuk menemukan pesan moral, nasihat, atau nilai-nilai kehidupan yang terkandung di dalamnya.
  3. Analisis Kebahasaan:
    Periksa penggunaan gaya bahasa, pilihan kata, serta kalimat-kalimat yang bersifat perintah, saran, atau ajakan. 
  4. Tentukan Jenis Puisi:
    Berdasarkan ciri-ciri di atas, tentukan jenis puisi rakyatnya (misalnya, pantun, syair, atau gurindam) karena setiap jenis memiliki ciri khas strukturnya send


Mari Berlatih : 


Tugas 1


Mengidentifikasi Isi dan Unsur Puisi Rakyat Analisislah unsur dan isi puisi rakyat berikut!


Teks Pantun


1. Kalau puan, puan cerana 

Ambil gelas di dalam peti 

Kalau tuan bijaksana 

Binatang apa tanduk di kaki?


2. Limau purut di tepi rawa 

Buah di lanting belum masak 

Sakit perut sebab tertawa 

Melihat kucing duduk berbedak



Teks Syair


3. Inilah gerangan suatu masalah Mengarangkan syair terlalu indah 

Membetuli jalan tempat berpindah 

Di sanalah iktikat diperbetuli sudah


4. Wahai muda kenali dirimu 

Ialah perahu tamsil dirimu 

Tiadalah berapa lama hidupmu 

Ke akhirat jua kekal diammu



Teks Gurindam

5. Apabila terpelihara mata 

Sedikitlah cita-cita


6. Apabila terpelihara kuping 

Kabar yang jahat tiadalah damping


7. Apabila terpelihara lidah

Niscaya dapat daripadanya faedah


8. Hendaklah pelihara kaki

Daripada berjalan yang membawa rugi



Tabel Analisis Puisi Rakyat



Jumlah Bait

Jumlah baris dalam setiap bait

Jumlah suku kata tiap baris

Pola rimas

Jenis puisi

Pesan dalam puisi

Puisi 1







Puisi 2







Puisi 3







Puisi 4







Puisi 5







Puisi 6







Puisi 7







Puisi 8







Tidak ada komentar:

Posting Komentar