Kamis, 31 Juli 2025

Kelas 9 - Bab 1 - Konjungsi(kata Hubung) dalam teks deskripsi - pertemuan 4

 Assalamualaikum Wr. Wb. Semangat Pagi Siswa-siswi Sekalian.... 

Saatnya kita masuki pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 9 hari ini Kamis 31 Juli 2025, Pada  Pembelajaran hari ini kita akan melanjutkan materi sebelumnya yaitu Unsur Kebahasaan: Menemukan konjungsi(kata hubung) secara tepat dalam teks deksripsi

Silahkan dibaca dan dipahami materinya.

 

Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia

Kelas : 9

Materi : Unsur Kebahasaan: menggunakan konjungsi(kata hubung) secara tepat


Pertemuan Ke : 4 (Keempat)

Jam ke : 5-7

Metode : Diskusi Kelompok

Profil Pelajar Pancasila : Mandiri, Bernalar Kritis, Kreatif

Media/Alat peraga : Buku Cetak dan Teks Deskripsi 

Bab I : Demi Keluarga

Elemen : Membaca dan memirsa

Capaian Pembelajaran (CP) : Peserta didik mampu mengevaluasi informasi dari teks deskripsi, menilai ketepatan gagasan, dan membandingkannya dengan pengalaman pribadi. Peserta didik terampil menulis gagasan dalam bentuk teks deskripsi dengan menggunakan sudut pandang, konjungsi, dan kosakata yang tepat. Peserta didik mampu menganalisis informasi dari teks aural (lirik lagu) dan audiovisual (infografik).


Tujuan Pembelajaran : 

Peserta didik mampu menemukan konjungsi dan kosakata serapan secara tepat dalam tulisan deskripsi



Simak materi berikut ini : 


Memahami Konjungsi dalam Teks Deskripsi

➤ Konjungsi adalah kata penghubung atau sambung di dalam suatu kalimat baik lisan maupun tulisan


➤ Ciri khusus dari kalimat konjungsi ini adalah tata letaknya tidak pernah terletak di akhir kalimat.

Kalimat yang menggunakan konjungsi lebih jelas dan lebih nyaman dibaca daripada kalimat yang tidak menggunakan konjungsi.


➤ Jenis Konjungsi dan Contoh Kalimatnya.

  1. Konjungsi koordinatif 

Konjungsi Koordinatif adalah jenis konjungsi yang digunakan untuk menghubungkan antar kalimat atau klausa yang memiliki kedudukan sama. Kalimat atau klausa dalam penggunaan konjungsi ini harus setara dan konjungsi koordinatif umumnya tidak digunakan pada awal kalimat.


Contoh konjungsi koordinatif:

Dan

Atau

Tetapi

Melainkan

Sedangkan

Setelah

Kemudian

Serta

Sedangkan

Karena

Meski


Contoh kalimat penggunaan konjungsi koordinatif:

  • Dosen dan para mahasiswa sedang melakukan diskusi
  • Adik merasa bingung untuk memilih makan buah apel atau semangka
  • Cuaca hari ini mendung, tetapi tidak turun hujan
  • Ibu tidak pergi ke pasar, melainkan pergi ke supermarket
  • Prajurit itu sedang berperang, sedangkan komandan mengawasinya


  1. Konjungsi korelatif 

Konjungsi Korelatif adalah konjungsi yang berfungsi untuk menghubungkan dua atau lebih kata, frasa, dan klausa, di mana kedua kata yang digabungkan adalah subjek. Konjungsi jenis ini dapat ditulis pada awal kalimat atau tengah kalimat untuk saling dihubungkan.


Contoh konjungsi korelatif:

Baik...maupun

Tidak hanya...tetapi

Jangankan..., ...pun

Bukan hanya...melainkan

Entah...entah


Contoh kalimat dengan konjungsi korelatif:

  • Baik kakaknya maupun adiknya tidak pernah merepotkan orang tua
  • Tidak hanya Syifa yang merasa sedih, tetapi juga sahabatnya
  • Jangankan untuk makan, uang pun Aldo tidak punya
  • Bukan hanya Anto yang bergabung dalam permainan, melainkan Siti juga
  • Entah benar entah salah ucapan dari guru itu


  1. Konjungsi subordinatif 

Konjungsi Subordinatif adalah konjungsi untuk menghubungkan dua atau lebih kata, frasa, dan klausa yang kedudukannya tidak setara atau sama. Konjungsi ini dapat digunakan untuk menggabungkan antara induk kalimat dengan anak kalimat.


Contoh konjungsi subordinatif:

Asalkan (syarat)

Sehingga (sebab)

Jika (syarat)

Supaya (tujuan)

Sementara (waktu)

Saat ini/saat

Selain itu

Akan tetapi/akan



Contoh kalimat dengan konjungsi subordinatif:

Tubuh kita akan menjadi sehat asalkan kita menjaga kebersihan Icha pingsan saat upacara sehingga Ia harus dibawa ke ruang UKS Rio mau menuruti permintaan Andi jika Ia mau membantu mencuci Ayah selalu memakai helm supaya terjaga keselamatannya Ibu sedang memasak sementara nenek membaca koran




Ayo berlatih! 


Guru memberikan teks deskripsi yang berbeda tiap kelompok, kemudian tiap kelompok siswa menemukan/menganalisis konjungsi yang ada didalam teks deskripsi dengan tepat dan sesuai.

Kelas 8 - Bab 1 - Menempatkan Tanda Baca dalam Kalimat pada Teks Laporan Hasil Observasi - pertemuan 6

 Assalamualaikum Wr. Wb. Semangat Pagi Siswa-siswi Sekalian.... 

Saatnya kita masuki pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 8 hari ini Kamis 31 Juli 2025, Pada  Pembelajaran hari ini kita akan melanjutkan materi sebelumnya yaitu " Menempatkan Tanda Baca dalam Kalimat pada Teks Laporan Hasil Observasi"

Silahkan dibaca dan dipahami materinya.

 

Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia

Kelas : 8

Materi : Menempatkan Tanda Baca dalam Kalimat pada Teks Laporan Hasil Observasi

Pertemuan Ke : 6

Jam ke : 10-12

Metode : Diskusi Kelompok dan tanya jawab

Profil Pelajar Pancasila : Mandiri, Bernalar Kritis, Kreatif

Media/Alat peraga : Teks Laporan Hasil Observasi dan Buku Cetak

Bab I : Menulis Teks Laporan Hasil Observasi

Elemen : Menulis

Capaian Pembelajaran (CP) : 

Peserta didik mampu menulis gagasan, pikiran, pandangan,  arahan atau pesan tertulis untuk  berbagai tujuan secara logis,  kritis, dan kreatif. Peserta didik  mampu menuliskan hasil  penelitian menggunakan  metodologi sederhana dengan  mengutip sumber rujukan secara  etis. Peserta didik mampu  menyampaikan ungkapan rasa  kepedulian dan pendapat  pro/kontra secara etis dalam  memberikan penghargaan secara  tertulis dalam teks multimodal  yang disajikan melalui media  cetak, elektronik, dan/atau  digital. Peserta didik mampu  menggunakan dan  mengembangkan kosakata baru  yang memiliki makna denotatif,  konotatif, dan kiasan untuk  menulis. Peserta didik mampu  menyampaikan tulisan  berdasarkan fakta, pengalaman,  dan imajinasi secara indah dan  menarik dalam bentuk karya  sastra dengan penggunaan  kosakata secara kreatif.


Tujuan Pembelajaran : 

1.   Peserta didik  menuliskan dan menempatkan tanda baca dalam kalimat yang ada pada teks laporan hasil observasi


Simaklah materi berikut ini :


1. Tanda Baca

Tanda baca ada banyak, tetapi kali ini kita hanya akan membahas empat jenis tanda baca, yaitu tanda titik (.), tanda koma (,), tanda titik dua (:), dan tanda titik koma (;).


a. Tanda titik (.)

Berikut adalah beberapa fungsi tanda titik: 

  1. Akhir Kalimat 
    Tanda titik digunakan untuk menandai akhir kalimat yang bersifat pernyataan, bukan kalimat tanya atau perintah. 
  • Contoh : Saya pergi ke pasar.
  1. Pemisah Angka dalam Waktu
    Tanda titik digunakan untuk memisahkan jam, menit, dan detik dalam penulisan waktu. 
  • Contoh : Pukul 10.30
  1. Pemisah Bilangan
    Tanda titik digunakan untuk memisahkan angka ribuan, jutaan, dan seterusnya dalam penulisan jumlah. 
  • Contoh : Rp1.000.000
  1. Daftar, Bagan, dan Ikhtisar
    Tanda titik digunakan di belakang angka atau huruf dalam penulisan daftar, bagan, dan ikhtisar. 
  • Contoh : 1. Pendahuluan


b. Tanda koma (,)

Berikut beberapa contoh penggunaan tanda baca koma: 

  1. Memisahkan perincian: "Saya membeli buku, pensil, dan penggaris." 
  2. Memisahkan anak kalimat dari induk kalimat: "Karena hujan, saya tidak jadi pergi." 
  3. Memisahkan kata penghubung antarkalimat: "Saya ingin pergi, tetapi saya tidak punya uang." 
  4. Memisahkan kata seru atau sapaan:"Hai, apa kabar?" 
  5. Memisahkan bagian-bagian dalam alamat atau tanggal: "Bandar Lampung, 29 Juli 2025" 
  6. Dalam penulisan angka desimal: "3,14" 
  7. Dalam penulisan daftar pustaka:"Sutedjo, Bambang. 2010. Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga."


c. Tanda titik dua (:)

Tanda titik dua juga mempunyai beberapa fungsi dan salah satunya dipakai di akhir pernyataan yang diikuti dengan pemerincian.

Contoh:

Kami memerlukan alat tulis berikut:

1) pena,

2) pensil.

3) penghapus, dan

4) peruncing.


d. Tanda titik koma (;)

Tanda titik koma dipakai untuk pengganti kata penghubung yang menunjukkan hubungan setara dalam sebuah kalimat.

Contoh:

Hari masih pagi; penumpang masih sepi.

Ayah menonton televisi; ibu membaca koran.



Ayo berlatih!


Tentukanlah tanda baca yang tepat untuk ditambahkan pada kalimat-kalimat tersebut!



  1. Pagi ini aku naik sepeda ke sekolah
  2. Di warung dekat stasium ini harga makanan cukup mahal harga minuman cukup murah
  3. Aku naik becak nomor 5 Rika naik becak nomor 7
  4. Saat libur sekolah kemarin Sita pergi berkemah Dewi pergi ke rumah neneknya
  5. Ibu membeli tiket untuk aku Kiki Mayang dan Lala di loket
  6. Hari Senin besok kelas VIIIA VIIIB VIIIC mengadakan kunjungan ke museum
  7. Alat-alat tulis terdiri atas pena pensil penghapus dan peruncing
  8. Aku naik sampan ke sekolah
  9. Teman-temanku menggunakan becak sepeda dan ojek ke sekolah
  10. Bendi menggunakan tenaga kuda becak menggunakan tenaga manusia


Dengan membubuhkan tanda baca pada kalimat di atas, kalian berlatih menempatkan tanda baca dengan tepat dalam kalimat.

Kelas 8 - BAB 5 - Tujuan dan Ciri Puisi - Pertemuan 2

  Assalamualaikum Wr. Wb. Semangat Pagi Siswa-siswi Sekalian....  Nama Guru : Mayang Famelia, S.Pd Mapel Diampu : Bahasa Indonesia Hari, Tan...